Kayuh Baimbai

Komunitas Blogger Kalimantan Selatan

Jurnalisme Warga

ABG Pembakar Sekolah dan Rumah di Griya Permata

17/10/2011 by samsuni in Batola, Jurnalisme Warga with 1 Comment

ABG pembakar rumahKayuhbaimbai.org – Seorang anak baru gede (ABG) bernama T usia 14 tahun bersama teman kecilnya yang berusia 10 tahun mengaku telah membakar SDN Standar Nasional Semangat Dalam 2 Jalan Melati Kelurahan Handil Bakti (31/8) lebaran lalu setelah menyiram sofa di ruang guru dengan bensin sehingga menghanguskan 3 lokal kelas. kemudian, atas pengakuan dengan warga juga diketahui bahwa dalang pembakaran rumah di Jalan Nilam 3 Komplek Griya Permata Kelurahan Handil Bakti (12/10) yang menghanguskan 4 buah rumah plus satu mobil dan dua motor juga bertepatan hari Rabu sore pukul 16.50 wita adalah sang ABG tersebut.

Tentu saja pengakuan ini diperoleh dari anggota ‘gang’ kecil kelompok pembakar yang bernyanyi bahwa oknum T adalah biang pemberani yang digelari sesama anak dengan ‘hantu api’ cukup mengagetkan semua pihak. Termasuk anggota Polsektif Berangas yang malam (14/10) menjemput sang ABG untuk diperiksa intensif di kepolisian. Kebakaran pemukiman di Kompleks Griya Permata sudah direncanakan terlebih dahulu bersama 2 angggota kelompok kecilnya. mereka memasuki rumah yang ditinggal mahasiswi kuliah pukul 13.00 wita lewat pintu belakang. Kemudian menyiram tempat tidur dengan minyak tanah dan, byar…. api menyala yang menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah.

Pantaskah sang ABG mendapat tindakan hukum pidana? inilah yang menjadi pertanyaan besar warga Griya Permata. Kaum ibu yang kaget dan syok dengan kejadian kebakaran sangat murka dan meminta kepolisian menuntut sang ABG dipenjarakan. Sementara pihak keluarga terdakwa berupaya membela dengan beralasan ‘anak usia dini’ kemudian meminta kepolisian melepaskan demi hukum.

Dari mana bocah ABG itu memperoleh cara-cara kejahatan secara sistematis seperti itu? Tapi apakah kita serta merta menyalahkan remaja tersebut? Sebab perlu disadari bahwa sang ABG tak mungkin terlahir sebagai orang jahat. Terlahir utuh sebagai pelaku kriminal. Tetapi harus melihat secara lebih luas bahwa ada proses yang salah dalam tumbuh kembangnya. Ini menggambarkan betapa kuatnya daya rusak dari lingkungan pergaulan yang buruk, ditambah paparan tayangan/penyebarluasan kekerasan dari media yang secara konsisten dan substansial terus-menerus memengaruhi perilaku anak-anak dan remaja menuju agresivitas.

Aktivitas kelompok atau biasa dikenal ”gang” sepertinya perlu mendapat perhatian lebih dari orang tua, guru dan tokoh masyarakat, baik itu yang tumbuh di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Sebuah komunitas gang biasanya dipandang negatif. Bahayanya, komunitas ini memiliki tingkat solidaritas yang tinggi, karena si anak ingin tetap diakui eksistensinya dalam gang tersebut, karena di keluarga maupun di sekolah si anak merasa tidak diakui keberadaannya. Akibatnya, penilaian mengenai apakah perbuatan gang itu salah atau benar tidak lagi masalah, yang penting si anak memiliki tempat di mana ia diterima apa adanya.

Perilaku jahat anak merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak yang disebabkan oleh salah satu bentuk pengabaian sosial, sehingga mereka itu mengembangkan bentuk tingkah-laku yang menyimpang. Pengaruh sosial dan kultural memainkan peranan yang besar dalam pembentukan atau pengkondisian tingkah-laku kriminal anak-anak. Perilaku anak-anak ini menunjukkan tanda-tanda kurang atau tidak adanya konformitas terhadap norma-norma sosial. Siapa yang bertanggungjawab? PR buat Kak Seto Mulyadi!

Tagged

One Comment

  1. The Paleo Diet16/11/2011 at 02:58Reply

    Jennifer Aniston Diet…

    [...]these are a few hyper-links to sites that we link to because we believe they are well worth visiting[...]…

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


Kayuhbaimbai.org merupakan komunitas blogger Kalimantan Selatan. Dibentuk tahun 20 Januari 2008 dengan mengusung semangat memajukan perkembangan dunia informasi di Kalsel.
::.Arsip::.
  • Video Channel

      Menyusuri Sejarah Kincir Angin Comet Banjarbaru
      Ustadz M. Nur Maulana di Masjid Jami' Hidayatul Muhajirin Kota Banjarbaru
      Pasca Banjir di Banjarbaru.mp4
      Musyawarah Seni (Musen) Dewan Kesenian Banjarbaru
      Tari Baksa Kembang
      Pos Polisi Banjarbaru Terbakar.AVI

  • Foto Channel