Kayuh Baimbai

Komunitas Blogger Kalimantan Selatan

Jurnalisme Warga

Berikan Saran untuk Rencana Pasar Terapung Buatan

Kayuhbaimbai.org, JEJAK PENDAPAT – Demi menyemarakkan kepariwisataan, khususnya wisata sungai, Pemkot Banjarmasin akan membuat pasar terapung buatan di perairan Pulau Insan atau di tepian Jalan Jafri Zam-zam.rencana pasar terapung buatan
Di jejak pendapat kali ini, berikan masukan, usulan, pendapat, saran atau komentar kawan-kawan menanggapi rencana tersebut. Komentar yang masuk sebelum hari Minggu akan dimuat di halaman Media Blogger edisi Selasa, 20 Desember 2011. Mari sumbangkan pikiran kita untuk kemajuan Banua.

Tagged , , , ,

About zian

Mengelola toko buku online BukuMurah.net, toko buku online dengan lokasi di Kalimantan Selatan yang menyediakan buku-buku murah berkualitas dengan proses mudah.

View all posts by zian →

Related Posts

10 Comments

  1. gaptek14/12/2011 at 03:50Reply

    Mungkin lebih baik membenahi sungai n Pasar terapung yg sudah ada :)

  2. yulian14/12/2011 at 05:41Reply

    Yang penting konsistensi bagi pengelola dan pelaku ( pedagang )nya,kalau tidak tentu akan justru membuat kotor sungai itu sendiri, jangan jangan malah pedagang disekitarnya(di darat ) yg ramai dari pada pasar terapungnya itu sendiri, lebih baik memang membenahi pasar yg sudah ada saja, tapi saya setuju setuju aja koq dengan rencana pemkot itu…

  3. andriecallista14/12/2011 at 06:31Reply

    Saya kurang setuju dengan adanya pasar terapung buatan. Ini mengurangi alaminya pasar terapung, apalagi letaknya yang berada di tengah kota. Perlahan pasar terapung buatan ini juga akan mematikan pasar terapung kuin yang sudah ada secara alami dan telah lama ada. Walaupun Pemerintah kota Banjarmasin berkata akan tetap memperhatikan pasar terapung kuin, itu hanya sekedarnya saja. Karena pemerintah akan tetap memberikan perhatian lebih terhadap pasar terapung buatan. Padahal disana ada wisata kuliner yang asik seperti soto apung yang telah berusia puluhan tahun, kue yang di ambil dengan tongkat dan lainnya. Sebuah budaya dan pesona wisata yang perlu di pertahankan, bukan di abaikan.

  4. Satu Bidan15/12/2011 at 01:24Reply

    Selama untuk memajukan kalsel dan menjaga buddaya yang ada, saya dukung aja. asalkan dalam pengelolaannya yang berkesinambungan tidak hanya saat pembuatan tapi juga perawatan.
    jadi teringat tentang pasar terapung dinegara vietnam yang mereka tata dengan rapi dan menjadi salah satu objek wisata. semoga kalsel juga bisa seperti itu. Pasar terapung terus dilestarikan keberadaannya, jangan kalah dengan pasar2 di darat. hehe

  5. iezul15/12/2011 at 09:40Reply

    setuju, apalagi kalau pasar terapungnya di siring sabilal, wahh bakal keren, kaya pasar terapung di bangkok donk.

  6. akasma harika16/12/2011 at 03:16Reply

    “Sesuatu yang alami itu justru lebih punya ‘ruh’ dari pada yang buatan dan punya nilai esensi yang benar-benar beda.”
    Pasar Terapung sudah menjadi ke’khas’annya banua kita, kalsel.
    Jika benar2 Pemkot Banjarmasin akan membuat pasar terapung buatan lagi, semoga saja hal itu tidak mengindahkan mata kita untuk berpaling dari pasar terapung yang ada di Kuin yang sudah menjadi kebanggaan kita.

  7. Said Abdullah16/12/2011 at 10:38Reply

    Selama tidak mengurngi nilai budaya dan nilai wisata pasar terapung, Kenpa tidak.
    Namun yang terpenting pemerintah dan dinas terkait tahu, bahwa promosi wisata jauh lebih dibutuhkan daripada pemugaran wisata itu sendiri. dan yang perlu diperhtikan lagi, masih banyak objek wisata lain dikalimantan selatan yang berdampak positif guna perkembangan daerah, yang perlu dikembangkan dan diperkenalkan kepada publik nusantara.
    Karena pariwisata jauh lebih positif dari pada pertambangan yang merusak alam.
    Salam!!

  8. Zian16/12/2011 at 13:30Reply

    Setuju dg Said. Dan saya yakin, selama batu bara kita belum habis, Kalsel tidak akan pernah serius menggarap sektor pariwisata (mengutip kata2 Anas)

  9. Ameiy16/12/2011 at 23:11Reply

    Yang pasti pasar terapung buatan tersebut harus memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri dunk…so itu akan membuat wisatawan domestik dan mancanegara akan berminat untuk mengunjunginya.

  10. julianti17/12/2011 at 07:41Reply

    menurut saya, bagus” aza. tapi pasar terapung hrs dikonsep dengan baik, sehingga tidak mengurangi nilai budaya dan tradisiy,,,, agar menarik wisatawan lokal maupun non lokal, agar berminat datang ke pasar terapung buatan tersebut… tapi bisa saja mengunakan pasar terapung yang dulu, agar org” tau bahwa pasr terapung yg sebenry ada dimana? krna byk orng luar yg kurang tau pasar terapung letaky dimana? dan menurut saya, psr terapung yg sekarang cukup dibenahi saja, maka akan menjd yg lebih baik. asal orng” pengunjung n penjual menaati peraturan yg di beri pemerintah, dan semua itu demi kebaikan pasar terapung…

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


Kayuhbaimbai.org merupakan komunitas blogger Kalimantan Selatan. Dibentuk tahun 20 Januari 2008 dengan mengusung semangat memajukan perkembangan dunia informasi di Kalsel.
::.Arsip::.
  • Video Channel

      Menyusuri Sejarah Kincir Angin Comet Banjarbaru
      Ustadz M. Nur Maulana di Masjid Jami' Hidayatul Muhajirin Kota Banjarbaru
      Pasca Banjir di Banjarbaru.mp4
      Musyawarah Seni (Musen) Dewan Kesenian Banjarbaru
      Tari Baksa Kembang
      Pos Polisi Banjarbaru Terbakar.AVI

  • Foto Channel