Jurnalisme Warga
Bunga Aneh di Wisata Air Terjun Bajuin
Kayuhbaimbai.org, Pelaihari -Sepekan kemarin warga sekitar digegerkan dengan penemuan seorang warga yang kebetulan sering menanam padi di sekitaran tempat wisata air terjun Bajuin yang terletak di kecamatan Bajuin. Bunga ini mungkin lebih mirip dengan bunga bangkai, karena ada kemiripan bentuknya ataupun corak warna dari batang hingga tunasnya namun ada keanehan pada bunga ini, tidak seperti namanya bunga bangkai yang identik dengan bau mirip bangkai, bunga ini tidak mengeluarkan bau yang seperti itu dan juga tidak ada lalat yang mendekat.

Bunga ini tidak hanya tumbuh satu saja, melainkan banyak yang tumbuh di sekitaran, kurang lebih berjumlah 5 bunga. penemuan ini pertama kali ditemukan khususnya di daerah kecamatan Bajuin ini yang tentunya menjadi berkah tersendiri bagi pedagang sekitar yang mendadak kedatangan berbagai wisatawan yang sekadar penasaran ingin melihat bunga ini dari dekat.
Sedikit tentang bunga bangkai atau nama latinnya Amorphophallus titanum Becc menurut wikipedia bunga bangkai merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik
dari Sumatera, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia, meskipun catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas (juga endemik dari Sumatera) dapat menghasilkan bunga setinggi 5m. [1] Namanya berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat penyerbuk bagi bunganya. Banyak orang sering salah mengira dan tidak bisa membedakan bunga bangkai dengan “Rafflesia arnoldii” mungkin karena orang sudah mengenal bahwa Rafflesia sebagai bunga terbesar dan kemudian menjadi bias dengan ukuran bunga bangkai yang juga besar. Dan jelas sekali bunga ini tidak hanya tumbuh daerah Sumatra saja seperti pertama kali ditemukan olah orang Belanda itu.
Tagged air terjun bajuin, bunga bangkai







Zian06/11/2011 at 11:50
Subhanallah!