Jurnalisme Warga
Empat Fraksi Inginkan Portal Pasar Bauntung Dibuka
BANJARBARU – kayuhbaimbai.org Empat Fraksi DPRD Kota Banjarbaru semakin geram dengan mekanisme parkir di pasar Bauntung Banjarbaru. Sikap tersebut dilakukan kerena banyaknya masyarakat yang mengeluh perihal sistem parkir dua kali bayar. Padahal untuk pasar lain seperti pasar Ulin Raya masyarakat hanya dikenakan satu kali parkir. Hal itu disampaikan oleh juru bicara empat fraksi Hj Roro Erna Nilawati, yang menyatakan keberatan dengan sistem parkir pasar Bauntung.
“Kami dari empat fraksi yaitu Fraksi Demokrat, Fraksi PDIP dan Fraksi gabungan PPP, PAN, PKB, Fraksi PKS menyatakan setuju portal parkir yang ada di pintu masuk pasar itu dibongkar saja. Pasalnya masyarakat keberatan mereka sudah membayar Rp1000 di dalam nanti juga harus membayar lagi. Ada indikasi tempat parkir itu disewakan lagi ke pihak lain oleh penyewa yang resmi,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin dengan nada tinggi.
Roro juga mengatakan kesepakatan empat fraksi tersebut sudah mereka rundingkan dengan matang. Untuk PDIP diwakili dirinya, Demokrat diwakili Heri sedangkan untuk PAN Ahmad Muriadi. Untuk PKB dan PPP masing-masing diwakili Ririk Sumari dan Mahfud. PKS diwakili oleh Tafsir. “Keputusan yang kami sepakati adalah keputusan bersama mengingat semuanya itu untuk masyarakat,” ucapnya.
Di sisi lain politisi PKS Tafsir yang ikut menyepakati pembongkaran portal itu mengatakan ada alasan lain. Menurut dia karena jalan yang ada portalnya itu adalah jalan umum bukan jalan pasar seperti pasar Ulin Raya. “Kalau di Ulin Raya itukan memang jalan milik pasar yang tidak mengganggu pengguna jalan lain yang akan lewat. Kalau di pasar Bauntung Banjarbaru ini orang yang mau numpang lewat saja harus membayar,” ungkapnya.
Sementara itu salah satu warga bernama Masjuti yang kemarin ditemui Radar Banjarmasin di pasar Bauntung mengakui kalau dirinya harus membayar parkir dua kali. Warga Guntung Manggis tersebut merasa sangat keberatan dengan sistam parkir di pasar Bauntung. “Kalau di Martapura itu ada tempelan imbauan untuk tidak memberi uang parkir kepada petugas. Pasalnya pengguna jasa parkir sudah membayar di portal. Tetapi di Banjarbaru khususnya pasar Bauntung kenapa harus dua kali membayar parkir. Terkadang dipaksa lagi,” ungkapnya. (Radar Banjarmasin).
Tagged Pasar Bauntung Banjarbaru







benkyo22/09/2011 at 04:41
memang harus di tertibkan masalah parkir ini, walaupun spt hal yg ga penting namun sebenarnya sangat penting utk kenyamanan warga… agar lebih nyaman dan tertib mending di berlakukan spt di pasar ulin Raya…
tertib banget loch pasar ulin raya… mantab deh…