Jurnalisme Warga
Facebooker Kalsel galang Massa, Kembalikan Pulau Larilarian
KayuhBaimbai.org, – Reaksi warga Banua atas lepasnya Pulau Larilarian mulai dilakukan lewat penggalangan massa di situs jejaring sosial, Facebook. Berdasarkan pantauan Kayuhbaimbai.org, Group yang diberi nama “Kembalikan Pulau Lari-larian ke Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan“, dibuat oleh Akhmad Gafuri.
Saat tulisan ini dibuat, sudah ada 172 anggota yang bergabung di group Kembalikan Pulau Lari-larian ke Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.
Berikut adalah sebagian kutipan yang diambil dari group tersebut:
Oon Syafriansyah:Yaaaaaahhhh mudah2an diberikan yg terbaik……karena ada LSM, PNS, Pensiunan, Ormas, Akademisi, Legislatif, Eksekutif, Paman, Acil, Julak nang anum, nang tuha, binian, lakian…semuaan KOMPAK….Protes….dan bersatu…..tapi semua hanya di Dunia maya dan Media…..dan apakah hanya sebatas itu….Siapa yang mesti Action….Dan mudah2an kekompakan ini jangan hanya kalau ada masalah….!!!! Pas sudah nyaman kada kompak dan kada ingat ingat lagi…….!!! Kalau handak maju dan baik harus kompak tarus2 an…….
Granat Kotabaru: mun bujur wani umpat kami demo di jkt hari rabu ijin di mabes sdh ada wahini ham handak tahu siapa urgnya leh ayu ron tulak si
Muhaimin Noor: Rabu pagi kemaren Pak.Gubernur rapat bersama jajaran ya..,membahas masalah pulau lari-larian..,barusan dapat info kalau malam ne Pak.Gubernur akan kembali rapat bersama Pak.Bupati Kotabaru langkah2 apa saja yang akan dilakukan,..Semoga ada perkembangan dalam masalah Pulau lari-larian..,Masyarakat kotabaru selalu mendukung & berharap Pulau lari-larian kembali ke Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan…
Muhammad Maulidiansyah: Nama “Lereklerekan” tidak dikenal secara administrasi nasional maupun internasional. Prinsip2 penamaan geografis hrs berdasar Resolusi PBB No 4 th 1967 dlm UN Conference on Standarization of Geographical Names (UNCSGN). Shg tdk sembarang org bisa memberi nama pulau. Nama “Larilarian” telah terdaftar dlm Charts and Publications dari Admiralty Notices to Mariners, Section II tgl 31 Ags 2006 yg menyebutkan P Larilarian mrpkn bagian dr P Kalimantan-P Laut. Dan data World List of Lights (WLOL) dari Amateur Radio Lighthouse Society (ARLHS) tgl 27 Okt 2006 mnyebutkn: ” Pulau Larilarian (Borneo) Lighthouse dg no ARLHS : IDO 212, mrpkn bagian dr gugusan P Kalimantan/Borneo yg ditulis Poelau Lari Larian.
Tagged Pulau Larilarian







Gaptek22/10/2011 at 09:16
Makasih banyak infonya ,, maiitihi grupnya…
Simpel22/10/2011 at 09:17
satu lagi pulau kita mau di ambil orang lain, q jd bingung jg salah siapa ini, sebenarnya bagaimana sih cara pemerintah melindungi kebudayaan sama pulau di indonesia, kenapa sampai sudah beberapa kali mau di akui orang lain
samsuni22/10/2011 at 13:02
kada lucu, ini joke politik untuk cari nama saja – pahlawan kesiangan – karena pada umumnya pemerintah daerah lebih suka memikirkan bagaimana pilkada ketimbang hukum teritorial. Dan, sudah menjadi kelaziman terjadi dulu baru ribut. Kuno! Sudah kecelakanan dan meninggal dunia karena jalan rusak, baru memperbaiki lobangnya! Coba simak pendapat penguasa daerah tentang Pulau Larilarian, nggak serius khan?