<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kayuh Baimbai</title>
	<atom:link href="http://kayuhbaimbai.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kayuhbaimbai.org</link>
	<description>Komunitas Blogger Kalimantan Selatan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 May 2012 19:13:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Internet Indonesia Paling Lambat?</title>
		<link>http://kayuhbaimbai.org/internet-indonesia-paling-lambat.php</link>
		<comments>http://kayuhbaimbai.org/internet-indonesia-paling-lambat.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 19:13:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[internet indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kabel fiber optic]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara Internet Exchange]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kayuhbaimbai.org/?p=3671</guid>
		<description><![CDATA[Kayuhbaimbai.org, TEKNOLOGI &#8211; Sudahkah internet kita  (Indonesia) bisa dibilang cepat? Atau justru sebaliknya, paling lambat. Untuk mendapatkan jawabannya, mari kita cermati  hasil penelitian lembaga riset dari Amerika Serikat, Akamai, yang menyebut kecepatan internet di Indonesia dinilai paling lambat se-Asia. Akibat  hasil riset  tersebut seperti yang dilansir Kompas.com, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring angkat bicara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/05/internetindonesia.jpg"><img class="alignleft  wp-image-3672" title="internet indonesia" src="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/05/internetindonesia.jpg" alt="internet indonesia" width="336" height="222" /></a>Kayuhbaimbai.org, TEKNOLOGI</strong> &#8211; Sudahkah internet kita  (Indonesia) bisa dibilang cepat? Atau justru sebaliknya, paling lambat. Untuk mendapatkan jawabannya, mari kita cermati  hasil penelitian lembaga riset dari Amerika Serikat, Akamai, yang menyebut kecepatan internet di Indonesia dinilai paling lambat se-Asia.</p>
<p style="text-align: justify;">Akibat  hasil riset  tersebut seperti yang dilansir Kompas.com, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring angkat bicara bahkan berjanji akan selalu mendorong operator dalam menyediakan akses internet cepat, stabil, sekaligus murah di Tanah Air.<span id="more-3671"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di lain pihak, dalam rangka meningkatkan kecepatan internet di Indonesia, Nusantara Internet Exchange (NIX) sedang dipersiapkan  untuk menjangkau 33 provinsi di Indonesia yang diperkirakan akan selesai pada akhir 2012 ini.</p>
<p>Hingga saat ini, NIX yang sudah siap dioperasikan sudah berjumlah 8 unit dan pembangunannya terus dilanjutkan hingga akhir tahun. Nantinya, saat proyek NIX selesai, kecepatan internet Indonesia akan meningkat. Terutama untuk akses konten yang berada di jaringan dalam negeri. Hal ini disampaikan oleh Woro Indah, mewakili Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen Postel) dalam e-Indonesia Initiatives Forum (eII Forum) ke-8.</p>
<p>&#8220;Setiap NIX akan terdiri dari 15 <em>server</em> di mana masing-masing <em>server </em>akan memiliki <em>bandwidth</em> 15 <em>terabyte</em>. Setiap <em>server </em>akan terdiri dari 200 rak,&#8221; ungkap Woro di Aula Barat Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/4/2012).</p>
<p style="text-align: justify;">Masih mengenai soal kecepatan internet di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) juga sudah menyiapkan infratruktur menuju internet Indonesia cepat. Telkom sudah meninggalkan jaringan telepon kabel tembaga secara bertahap sejak 30/4/2012 lalu. Selanjutnya, operator milik pemerintah ini akan mengganti kabel di setiap <em>tower</em> dengan kabel <em>fiber optic</em>. [ ]</p>
<div id="seo_alrp_related">
<ul>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/menkominfo-didesak-tutup-akses-download-musik-ilegal.php" rel="bookmark">Menkominfo Didesak Tutup Akses Download Musik Ilegal</a></h3>
<p>Industri musik digital di Indonesia mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Kominfo, agar ikut membantu memerangi pembajakan lagu dengan menutup akses ke situs-situs yang menyediakan fasilitas download &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/vendor-lokal-siapkan-modem-wimax-mobile.php" rel="bookmark">Vendor Lokal Siapkan Modem Wimax Mobile</a></h3>
<p>Kebijakan pemerintah memperbolehkan penggunaan teknologi WiMax 802.16e (mobile) membuka peluang bisnis bagi para vendor perangkat internet kecepatan tinggi atau broadband wireless access (BWA), khususnya modem &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/pengurus-relawan-tik-indonesia-provinsi-kalsel-di-kukuhkan.php" rel="bookmark">Pengurus Relawan TIK Indonesia Provinsi Kalsel di Kukuhkan</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARMASIN &#8211; Puluhan peserta dari perwakilan berbagai kalangan institusi pendidikan, Dishubkominfo kabupaten/kota dan komunitas mengikuti pengukuhan pengurus relawan TIK Indonesia Provinsi Kalsel di Hotel &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/meningkatkan-kecepatan-koneksi-modem-mk-18102011.php" rel="bookmark">Meningkatkan Kecepatan Koneksi Modem (MK 18/10/2011)</a></h3>
<p>Tenang kawan, saya akan sedikit mencoba memberikan pencerahan bagi anda yang mempunyai modem dan kecepatannya lemot alias lambat bin ngeselin anaknya nyebelin. 1. Menggunakan antena &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/yahoo-koprol-luncurkan-aplikasi-untuk-android.php" rel="bookmark">Yahoo Koprol Luncurkan Aplikasi untuk Android</a></h3>
<p>Trend Android yang sedang marak saat ini memacu Yahoo Koprol membuat aplikasi khusus untuk pengguna ponsel Android. Melansir republika.co.id, meroketnya jumlah pengguna ponsel pintar Android &#8230;</p>
</div>
</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kayuhbaimbai.org/internet-indonesia-paling-lambat.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ala Hoodie, Mark Zuckerberg Dicela</title>
		<link>http://kayuhbaimbai.org/ala-hoodie-mark-zuckerberg-dicela.php</link>
		<comments>http://kayuhbaimbai.org/ala-hoodie-mark-zuckerberg-dicela.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 18:42:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[hoodie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kayuhbaimbai.org/?p=3667</guid>
		<description><![CDATA[Kayuhbaimbai.org, TEKNOLOGI &#8211; Bos Facebook Mark Zuckerberg memang sudah terbiasa tampil mengenakan Kaus dan sweater bertudung (populer disebut hoodie). Namun siapa yang menduga kebiasannya itu menuai kritik oleh para calon investor. Seperti yang dirilis Kompas.cm, ketika Mark Zuckerberg sedang roadshow untuk menawarkan saham perdana Facebook (mulai 18 Mei 2012), ia justru cukup mengenakan celana jins, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Kayuhbaimbai.org, TEKNOLOGI</strong> &#8211; Bos Facebook Mark Zuckerberg memang sudah terbiasa tampil mengenakan Kaus dan sweater bertudung (populer disebut <em>hoodie</em>). Namun siapa yang menduga kebiasannya itu menuai kritik oleh para calon investor. Seperti yang dirilis Kompas.cm, ketika Mark Zuckerberg sedang roadshow untuk menawarkan saham perdana Facebook (mulai 18 Mei 2012), ia justru cukup mengenakan celana jins, kaus dan <em>sweater</em>. <span id="more-3667"></span><em></em></p>
<p style="text-align: justify;">Cara berpakaian bos facebook berusia  27 tahun itu dinilai oleh Michael Pachter, analis dari Wedbush Securities, <em style="text-align: justify;"> hoodie</em> adalah pertanda Zuckerberg tidak serius ketika menawarkan saham perdananya. Apakah dalam menawarkan saham ada aturan dalam berpakaian?</p>
<p style="text-align: justify;">Senada dengan Pachter, Dan Olds, analis dari Gabriel Consulting Group berpendapat seharusnya Zuckerberg bisa menghargai dan menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang yang akan mendanai perusahaannya.</p>
<p>&#8220;Itu bisa disebut sebagai sebuah ketidakpedulian atau kesombongan, atau bahkan ia sama sekali tidak memikirkan apa yang ia kenakan. Aturan pertama dalam menjual saham adalah jangan beri kesan tak nyaman sebelum kau mencoba menjualnya,&#8221; tutur Olds.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara berpakaian Zuckerberg rupanya banyak juga mengundang reaksi. Analis Brad Shimmin dari Current Analysis mengatakan, memang ada seragam standar ketika seseorang masuk ke dunia keuangan. Namun hal itu dinilai tidak terlalu penting bagi Shimmin. &#8220;Yang penting adalah bagaimana investor mengambil keputusan,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di lain pihak, masih terkait upaya Zuckerberg menawarkan sahamnya, salah satu orang terkaya, Warren Buffet, justru mengatakan enggan membeli saham Facebook.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami tidak akan pernah membeli saham Facebook saat IPO,&#8221; kata Buffet kepada CNN. [ ]</p>
<p>&nbsp;
<div id="seo_alrp_related">
<ul>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/google-jadi-target-hacker.php" rel="bookmark">Google+ Jadi Target Hacker</a></h3>
<p>Banyak prediksi menyebutkan bahwa Google+ bakal menyaingi popularitas jejaring sosial Facebook. Dalam beberapa waktu lalu, Google sendiri masih melakukan uji coba layanan Google+ tersebut dengan &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/facebook-siapkan-konten-musik.php" rel="bookmark">Facebook Siapkan Konten Musik</a></h3>
<p>Jejaring sosial Facebook kembali mempersiapkan perubahan desain tampilan depan mereka, seiring rencana jejaring sosial ini menyediakan konten musik, video, dan video games dari pihak ketiga. &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/facebook-ditinggal-jutaan-anggotanya.php" rel="bookmark">Facebook Ditinggal Jutaan Anggotanya</a></h3>
<p>Jumlah pemakai Facebook mendekati 700 juta yang menunjukkan pertumbuhannya secara global masih bagus. Namun di beberapa negara, situs jejaring terpopuler ini terpantau menunjukkan penurunan anggota. &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/situs-myspace-dijual.php" rel="bookmark">Situs MySpace Dijual</a></h3>
<p>Di eranya, MySpace boleh berbangga hati sebagai situs jejaring sosial yang banyak diminati para pengguna internet. Namun belakangan, Rupert Murdoch News Corporation si pemilik MySpace &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/hati-hati-password-facebookmu-dicuri.php" rel="bookmark">Hati-hati Password Facebookmu Dicuri</a></h3>
<p>Pernah seorang kawan menggangu jam tidur malam saya hanya gara-gara password facebooknya dicuri.  Istilah lain yang sering digunakan adalah akun facebook di hack seseorang. Ada &#8230;</p>
</div>
</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kayuhbaimbai.org/ala-hoodie-mark-zuckerberg-dicela.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Museum Wasaka Tidak Terpelihara</title>
		<link>http://kayuhbaimbai.org/musium-wasaka-tidak-terpelihara.php</link>
		<comments>http://kayuhbaimbai.org/musium-wasaka-tidak-terpelihara.php#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 04:54:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adittya Regas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Banjarmasin]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[museum wasaka]]></category>
		<category><![CDATA[musium]]></category>
		<category><![CDATA[musium banjarmasin]]></category>
		<category><![CDATA[musium wasaka]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kayuhbaimbai.org/?p=3450</guid>
		<description><![CDATA[Banjarmasin – Museum Wasaka, yang terletak di Jl.Kampung Kenanga Kel.Sungai Jingah Banjarmasin ini, atau yang berada tepat di bawah jembatan Benua Anyar, adalah sebuah museum tempat berkumpulnya sejarah-sejarah perjuangan rakyat KalSel ketika masa penjajahan di Belanda. Bukan hanya sebagai museum, pemerintah setempat juga membuat taman kecil tepat di samping Museum Wasaka ini, untuk tempat bersantai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/05/museum-wasaka.jpg"><img src="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/05/museum-wasaka-250x190.jpg" alt="MUSEUM WASAKA BANJARMASIN" width="250" height="190" class="alignleft size-medium wp-image-3578" /></a><br />
Banjarmasin – Museum Wasaka, yang terletak di Jl.Kampung Kenanga Kel.Sungai Jingah Banjarmasin ini, atau yang berada tepat di bawah jembatan Benua Anyar, adalah sebuah museum tempat berkumpulnya sejarah-sejarah perjuangan rakyat KalSel ketika masa penjajahan di Belanda. Bukan hanya sebagai museum, pemerintah setempat juga membuat taman kecil tepat di samping Museum Wasaka ini, untuk tempat bersantai para pengunjung museum.</p>
<p>Museum yang juga terletak tepat di pinggiran sungai Martapura ini, setiap sore hari atau pagi minggu selalu banyak di kunjungi warga Banjarmasin untuk menghabiskan waktu, baik untuk berfoto, bersantai, atau bermain bola. Namun, warga Banjarmasin yang berkunjung ke tempat ini dominannya adalah remaja. sangat disayangkan Museum Wasaka ini selalu ditutup oleh penjaganya, dikarenakan sangat jarang dikunjungi masyarakat. Mereka kebanyakan lebih suka berfoto dan bermain bola di sekitar taman kecil di tempat tersebut.</p>
<p>Dan yang sangat di sayangkan lagi, taman kecil yang dibuat pemerintah setempat itu tidak dikelola dengan baik. Contohnya bisa dilihat langsung, aksi tangan jahil yang mencoret-coret tugu tembok yang mengelilingi taman, sampah berserakan dimana-mana, kolam kecil yang kotor dan tidak berfungsi, dan masih banyak lagi.</p>
<p><a href="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/05/kerusakan-sekitar-musium.jpg"><img src="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/05/kerusakan-sekitar-musium-261x190.jpg" alt="Museum Wasaka Kalsel" width="550" height="380" class="aligncenter size-medium wp-image-3579" /></a></p>
<p>Tidak salah kalau Banjarmasin masih belum bisa lepas dari sebutan Kota terkotor. Ini adalah salah satu dari sisi Kota Banjarmasin yang sangat kurang perhatian, musium perjuangan rakyat Banjarmasin tidak terpelihara. Tentunya kita sebagai warga Banjarmasin harusnya malu dengan keadaan seperti ini. Seharusnya masyarakat, para pengunjung, dan Pemerintah setempat, turut menjaga tempat ini sebagai mana mestinya.</p>
<div id="seo_alrp_related">
<ul>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/air-mancur-banjarbaru-kotor.php" rel="bookmark">Air Mancur Banjarbaru Kotor</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Air mancur berbentuk lingkaran seperti bola dunia itu persis berada di tengah-tengah Taman Air Mancur Kota Banjarbaru. Idealnya sebuah taman, kebersihan dan &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/jembatan-baru-di-kotabaru-selesai-tanpa-finishing.php" rel="bookmark">Jembatan Baru di Kotabaru Selesai tanpa Finishing?</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org Penghubung jalan yang sudah lama diimpikan masyarakat Kotabaru akhirnya selesai juga, namun yang sangat memprihatinkan adalah pekerjaan jembatan tersebut dianggap selesai beberapa bulan lalu &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/ziarah-keliling-banjarmasin-dengan-kelotok.php" rel="bookmark">Ziarah Keliling Banjarmasin dengan Kelotok</a></h3>
<p>Banjarmasin. Biasa dengan sebutan kota seribu sungai tidaklah salah, karena sungainya yang mempunyai banyak anak, juga msih bisa mengalir, walaupun banyak anak-anak sungai yang ada &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/antara-tanjung-amuntai.php" rel="bookmark">Antara Tanjung &#8211; Amuntai</a></h3>
<p>Barangkali diantara kita pernah atau sering bepergian dengan jarak yang cukup jauh, entah itu dengan mengendarai roda dua maupun roda empat. Dalam hal ini keselamatan &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/rencana-relokasi-pkl-pasar-baru-tak-mau-dipisah.php" rel="bookmark">Rencana Relokasi, PKL Pasar Baru Tak Mau Dipisah</a></h3>
<p>Kepastian Pemko Banjarmasin untuk melakukan relokasi para PKL (Pedagang Kaki Lima, red) di Pasar Baru pada akhir tahun ini mendapatkan reaksi beragam dari para pedagang. &#8230;</p>
</div>
</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kayuhbaimbai.org/musium-wasaka-tidak-terpelihara.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“KLIK” Catatan Perjalanan Susur Sungai Barito-Kahayan</title>
		<link>http://kayuhbaimbai.org/klik-catatan-perjalanan-susur-sungai-barito-kahayan.php</link>
		<comments>http://kayuhbaimbai.org/klik-catatan-perjalanan-susur-sungai-barito-kahayan.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 05:19:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hadikawa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Barito]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Kahayan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kayuhbaimbai.org/?p=3558</guid>
		<description><![CDATA[Kayuhbaimbai.org &#8211; Saya memutuskan untuk mengikuti acara Susur Sungai Barito-Kahayan setelah mendapat undangan dari pihak penyelenggara yaitu Banjarmasin Post. Sebagai pribadi yang suka berpetualang dan mengunjungi daerah-daerah baru, kesempatan baik ini tentu sangat sayang jika saya sia-siakan. Apalagi Pihak penyelenggara berketetapan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya mengajak sesama untuk mengingat kembali jalur transportasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Kayuhbaimbai.org</strong> &#8211; Saya memutuskan untuk mengikuti acara Susur Sungai Barito-Kahayan setelah mendapat undangan dari pihak penyelenggara yaitu Banjarmasin Post. Sebagai pribadi yang suka berpetualang dan mengunjungi daerah-daerah baru, kesempatan baik ini tentu sangat sayang jika saya sia-siakan. Apalagi Pihak penyelenggara berketetapan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya mengajak sesama untuk mengingat kembali jalur transportasi dan perdagangan yang pernah jaya pada waktu Industri Kayu masih marak dan mencoba melihat peluang jalur sungai menjadi jalur pariwisata juga tentunya mengajak sesama untuk lebih mengenali alam sehingga pada akhirnya mampu menggali kearifan diri dalam menyikapi alam beserta segenap ciptaan Tuhan yang hidup dan berkembang di dalamnya.<span id="more-3558"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada Hari H, semua peserta kegiatan telah berkumpul di Siring Depan Mesjid Sabilal Muhtadin. Rombongan Susur Sungai Barito Kahayan ini akan berangkat dengan menggunakan 3 perahu kelotok. Saya tergabung dalam kelotok 2 yang di dalamnya ada teman-teman dari Mapala Unlam, perwakilan dari Fakultas Teknik Unlam, Basarnas, Tim Medis, Walhi, juga ada dari Banjarmasin Post dan saya sendiri mewakili Luwai Garment. Diantara mereka ini, ada yang sudah saya kenal sebelumnya, ada pula yang baru saya temui pertama kali dalam kegiatan ini. Manfaat positif pertama sudah saya rasakan bahkan sebelum rangkaian kegiatan di mulai yakni : saya mendapat kenalan baru.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika jam menujukkan pukul. 09 30 wita rombongan dilepas walikota Banjarmasin dan siap berangkat menuju Kabupaten Kapuas yang akan memakan waktu kurang lebih tiga jam. Semilir angin membaur dengan suara kelotok yang mulai berjalan meninggalkan Siring Depan Mesjid Sabilal Muhtadin . Kelotok meluncur membelah sungai Martapura Saya pun langsung meraih kamera Nikon yang telah saya siapkan sejak sebelum keberangkatan. Hari itu langit cerah, sesekali saya lihat kelotok lain berpapasan dengan kami. Dari beberapa jarak saya melihat ada sebuah sampan yang tak bergerak. Telunjuk saya pun tak tahan lagi untuk segera menekan tuts pada kamera dan “klik”, saya bidik si empunya yang terombang ambing di atas sampannya karena riak kecil ombak gara-gara kelotok kami. Saya melihat bapak serius sekali memegang kailnya. Kupandangi muka bapak itu dengan seksama dari hasil jepretan kamera. Walau dengan topi dikepala tampak mukanya hitam kelam, rahangnya kokoh, tangannya renta tapi masih terlihat bekas otot-otot kekarnya. Sangat jelas terlihat kalau dulunya dia seorang pekerja keras. Saya tak tahu apakah memancing itu adalah pekerjaan utamanya atau hanya kegiatan senggang saja. Pemandangan itu membuat saya sempat merenung mengenai rejeki. Jika memang memancing itu adalah pekerjaan utama Bapak Tua itu, sungguh tak sia-sia hidupnya. Demi nafkah keluarga, meski sudah tua ia tetap menyambut rejeki pemberian Allah dengan mengusahakannya. Meski usia renta, ia tak lantas berdiam di rumah dan mengharap pemberian orang lain. Sungguh, sebuah pembelajaran sederhana yang sering luput saya perhatikan di tengah kesibukan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak terasa kelotok kami mulai membelah Sungai Barito menuju ke luar Kota Banjarmasin. Disepanjang pinggiran sungai terdapat rumah-rumah penduduk yang terbuat dari kayu, berderet-deret bahkan seakan tidak ada habisnya,unik. Terlihat juga aktifitas keseharian yang lazim dilakukan para penduduk yang menggantungkan hidupnya dari aliran sungai. Ada yang mandi, mencuci, buang hajat, mancing yang kesemuanya dilakukan di pinggiran sungai. Sesekali mata saya juga melihat kegiatan-kegiatan unik lainya seperti beberapa orang yang sedang membuat perahu tradisional khas Banjar yang disebut jukung. Tampak juga beberapa orang yang sedang bertransaksi, entah apa yang diperjual belikan di pinggiran sungai itu. Uniknya lagi kurang lebih diantara 15 hingga 20an rumah selalu terlihat bangunan seperti mushala atau masjid bertebaran sepanjang sungai . Ini menunjukkan bahwa masyarakat Banjar masih kental sisi religiusnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah perjalanan kurang lebih satu jam, mata saya tertegun melihat sebuah tulisan besar yang begitu mencolok mata, terpampang dipinggir sungai. Nama itu tak asing bagi saya karena sebagai orang yang pernah bekerja di bidang perkayuan, saya tahu kalau itu adalah nama sebuah perusahaan Plywood raksasa yang dulunya ada di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin. Dari informasi yang saya peroleh, pabrik itu hampir tutup total. Sudah banyak karyawan yang dirumahkan ataupun di PHK. Bicara mengenai perusahaan yang memanfaatkan kayu sebagai bahan dasar, kita tak lepas dari membicarakan mengenai lingkaran mafia korupsi birokratis dan kerusakan lingkungan yang tak ada habisnya di negeri ini. Dan selalu, yang dirugikan adalah masyarakat kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa menit kemudian saya naik ke atap kelotok demi mendapat jepretan kamera yang menarik. Mula-mula saya masih melihat rumah-rumah penduduk, sampai kemudian saya melihat bangunan besar seperti bekas pabrik. Kondisi dinding bangunan itu sudah tak utuh, bolong sana-sini. Tinggal menara cerobong boiler yang masih kelihatan kokoh berdiri. “Klik”. Saya amati hasil bidikan tadi, dan langsung saja bulu kuduk saya merinding serta diikuti perasaan ngeri. Saya langsung membayangkan ratusan orang bahkan mungkin ribuan orang yang di PHK dari situ. Bagaimana dengan nasib anak istri dan orang tua yang menggantungkan hidup pada mereka? Apa mereka sudah mendapatkan pekerjaan baru? Jangan-jangan mereka berubah setelah terlindas kerasnya hidup yang makin menggila saat ini. Jangan-jangan karena himpitan ekonomi ada diantara mereka yang akhirnya menjadi pencuri, perampok, menjual diri. Saya hanya bisa memanjatkan do’a untuk saudar-saudara saya itu di dalam hati. Ya Allah, lindungilah mereka, lancarkanlah perejekian mereka, Berikanlah perejekian mereka, tingkatkanlah perejekian mereka, rejeki yang halal, rejeki yang manfaat dan penuh barokah.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk sesaat, hati saya sempat gundah akibat pikiran-pikiran ini. Meski begitu, kegundahan saya meluap setelah saya mendengar sayup-sayup teriakan beberapa anak kecil yang melambai-lambaikan tangannya kepada kami. Mereka begitu senang melihat kehadiran kami. Mereka larut dalam tawa dan terus menyapa, melambaikan tangannya kepada kami. “Klik”. Saya rekam keceriaan-keceriaan itu lalu saya balas lambaian mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa saat kemudian pemandangan di sepanjang perjalanan lebih banyak dihiasi oleh pohon-pohon rindang dipinggiran sungai, sesekali terlihat rumah-rumah penduduk yang sudah mulai jarang –jarang, justru beberapa kali kelotok kami lewat dibawah jembatan yang desainnya sama. Jembatan-jembatan itu kelihatan kokoh karena terbuat dari kayu ulin.</p>
<p style="text-align: justify;">“Klik” Ada pemandangan lucu terlihat di salah satu jembatan itu, mungkin karena bentuk konstruksi dan model desain jembatan itu yang terlalu miring di ujung-ujungnya dan lebar jembatan yang sempit, beberapa anak-anak sekolah tidak bisa menaiki sepedanya dan harus menuntun sepedanya secara bergantian sehingga kelihatan berderet-deret memanjang.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak terasa, setelah tiga jam perjalanan menyusuri sungai, kami memasuki pemberhentian pertama yaitu di kabupaten Kapuas. Tanpa kami sangka pemerintah setempat menyambut rombongan susur sungai dengan sambutan yang luar biasa. Diawali dengan adat penyambutan tamu dengan memotong sebatang pohon berukuran sebetis orang dewasa yang berarti ucapan permisi sebagai tamu yang harus menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan kami. Putusnya batang pohon yang membentang oleh Mandau yang dipinjamkan si Empunya rumah melalui tetua mereka kepada perwakilan kami di gerbang kedatangan menandakan kami diterima menjadi tamu. Dan kami pun disambut dengan tarian Dayak yang eksotis dari kabupaten Kapuas.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah beramah tamah tibalah saatnya kami makan siang sebelum melanjutkan perjalanan lagi menuju pos kedua Kabupaten Pulang Pisau. Ada yang istimewa dari menu yang dihidangkan yaitu lauknya terdiri dari Ikan Saliwang goreng kering dan Ikan Patin Bakar. Ikan Saliwang bentuknya kecil-kecil seperti wader kalau dijawa, atau ikan hijau yang biasa ditangkap nelayan bagang ( istilah orang bugis unntuk rumah-rumahan penangkap ikan yang tiangnya menghunjam kelaut, biasanya target utamanya adalah ikan teri dan ikan hijau, walau kadang dapat bonus kakap merah dan ikan lainnya sekali-sekali) .</p>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya, ikan air tawar yang biasa kami makan hanyalah lele, terkadang ikan kutuk (kalau di Banjar disebut ikan haruan). Dengan demikian, saya tak biasa dan tak bisa memakan ikan-ikan jenis yang dihidangkan di depan kami ini. Khusus ikan patin, dulu memang saya pernah mencobanya, namun hanya sempat mencicipi sedikit, lidah saya menolaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski demikian, di Kapuas ini, saya jadi tertarik untuk mencoba semua menu yang disajikan. Mungkin karena tampilannya yang menarik selera atau mungkin juga karena saya memang sangat lapar. Dan, tak saya sangka, semua makanan yang ada di piring saya ludes, termasuk ikan saliwang goreng kering dan ikan patin bakar. Sungguh, sebuah santap siang yang berkesan. Saya hanya bisa membalasnya dengan ucapan terimakasih kepada pemerintah dan masyarakat Kapuas atas keramahannya dan tentunya juga atas kehebatan rahasia bumbu masak mereka, sampai-sampai ikan yang sebenarnya tidak bisa saya santap akhirnya bisa ludes kali ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sehabis makan, rombongan menyempatkan diri untuk shalat. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan kami menuju Kabupaten pulang pisau yang rencananya sampai jam 18 00 wib. Dari sini sudah mulai bisa dilihat bahwa sepanjang perjalanan rumah-rumah sudah terlihat sangat jarang.Semakin lama kami meneruskan perjalanan yang sering tampak adalah gerumbulan semak dan hutan. Sama seperti perjalanan antara Banjarmasin menuju Kapuas, disini kami juga disuguhi banyak sekali jembatan kayu yang melintang. Pada saat kelotok sudah mulai memasuki wilayah Kabupaten Pulang Pisau, karakter dari model jembatan yang dibuat pun kelihatan agak beda terutama pada Tiang Penyangganya. Kalau di Kapuas Penyangganya diperkuat dengan kayu yang disusun ZigZag sekitar 20an derajat tapi kalau di Pulang Pisau kemiringan penyangganya sekitar 10 derajat.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjelang sore kami sudah berancang-ancang untuk singgah di Pulang Pisau, tapi tiba-tiba dari bawah lambung kelotok tersembur air yang kami tidak tahu dari mana sumbernya,sopir kelotok langsung menghentikan kelotok sekaligus membongkar papan dibadan kelotok yang kami jadikan tempat duduk. Menurut sopir kelotok, separuh lambung kapal telah terisi air, itu terjadi akibat adanya selang penghisap yang putus, sehingga air yang biasa masuk melalui silinder kipas tidak bisa tersedot keluar. Yang jelas kalau kondisi ini tidak segera diketahui, kapal bisa tenggelam. Akhirnya Tanpa menunggu komando, kami dan beberapa teman langsung berinisiatif membuang air itu dengan bekas kaleng oli secara bergantian sampai airnya tinggal sedikit, sementara sopir kelotok memperbaiki selang. Hal itu kami lakukan terus menerus sambil kapal dijalankan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari semakin gelap sementara kabupaten Pulang Pisau belum kelihatan. Tiba-tiba dari belakang kapal salah satu peserta yang asli Banjarmasin mengingatkan tentang kepercayaan orang-orang tua dulu, bahwa kalau membawa ketan harap berbagi dengan makhluk gaib di Kalimantan yaitu dengan cara membuang sebagian ketan yang dimakan kalau tidak akan membawa sial. Hari itu, kebetulan salah satu menu snack kami memang lemper yang terbuat dari ketan. Saya melihat beberapa orang sibuk mencari ketan yang tersisa tapi tidak menemukannya. Secara spontan saya katakan untuk tidak terlalu memikirkan hal itu. Justru, semakin dipikir-pikir nanti malah kejadian. Saya mengajak mereka untuk santai saja, toh perahu lain juga ada ketannya dan tidak ada apa-apa yang menimpanya. Saya pun menguatkan keyakinan saya sambil berbisik doa dalam hati, ‘Dengan menyebut nama Allah yang tidak berbahaya segala sesuatunya baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.’</p>
<p style="text-align: justify;">Alhamdulillah, beberapa saat kemudian, kami sampai juga di dermaga Pulang Pisau tanpa kekurangan suatu apapun. Setiba kami di sana, panitia mengarahkan kami menuju aula penyambutan yang telah disediakan pemerintah setempat. Malam itu kami disambut dengan music electone. Salah satu dokter dari tim medis kami sempat menyumbangkan sebuah lagu. Kemeriahan antara anggota rombongan dengan masyarakat setempat membaur menjadi satu dan malam ramah tamah itu meninggalkan kesan yang begitu mendalam. Ketika malam sudah larut, kamipun beristirahat di tempat yang telah disiapkan panitia.</p>
<p style="text-align: justify;">Malam itu kami tidur dengan lelapnya. Pagi keesokan harinya, setelah menyantap sarapan, kami bersiap-siap kembali ke kelotok masing-masing untuk melanjutkan perjalanan menuju Palangkaraya. Perjalanan agak panjang karena tidak ada lagi tempat persinggahan kecuali di sebuah kampung yang dipakai untuk pos mengambil makan siang. Diperkirakan perjalanan menempuh waktu 12 jam. Kalau dihitung-hitung berangkat jam 06 00 Wib sampai Palangkaraya jam 18 00 Wib.</p>
<p style="text-align: justify;">Kelotok kembali menyusuri sungai dan mulailah para peserta bosan dengan situasi perjalanan. Sampai perjalanan sudah memakan waktu beberapa jam, belum terlihat hewan-hewan liar berkeliaran apalagi hewan-hewan langka seperti Orangutan, Burung Enggang, Siamang dan lain-lain. Hanya sesekali terlihat monyet biasa yang berlompatan di semak semak pinggir sungai. Diantara teman-teman banyak pada mengambil posisi tiduran.</p>
<p style="text-align: justify;">Kira kira jam 11 siang kami tiba di pos tempat mengambil makan siang yang sudah disiapkan panitia. Kesempatan itu kami gunakan untuk sesaat melepas ketegangan, ada yang buang air kecil bahkan air besar. Aku pun tdk ketinggalan, setelah buang air kecil rasanya lega sekali. Kesempatan itu juga tidak disia-siakan teman teman yang membawa kamera untuk saling berfoto, bahkan teman teman dari SPBC (salah satu Club Potography di Banjarmasin) mengabadikan anak-anak yang sedang melompat dari dermaga ke sungai. Gayanya macam-macam, ada yang salto, ada yang melompat sambil tertawa dengan gigi ompongnya, dan lucunya mereka kebanyakan pada bugil. “Klik”, saya pun tak ketinggalan mengabdikan salah satu dari mereka yang terjun dengan kepala meluncur lebih dulu ke bawah. Terlihat lucu sekali. Melihat kegirangan mereka itu, saya jadi teringat masa kecil saya dulu bersama teman-teman di sebuah desa di Kediri, Jawa Timur. Ah, masa kanak-kanak memang masa yang begitu berkesan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah dirasa cukup, kami melanjutkan perjalanan lagi. Pemandangan yang kami lihat masih belum berubahan. Kembali mata kami hanya disuguhi pemandangan sungai dengan keadaan yang sama seperti sebelumnya. Untuk menghalau kebosanan, saya kembali naik ke atap kelotok dengan harapan siapa tahu dapat jepretan hewan langka. Selang beberapa saat kemudian, saya melihat seekor burung enggang terbang di balik pepohonan sejajar dengan arah kelotok kami. Tapi sayang, burung itu hinggap di sebuah pohon yang tertutup semak-semak sehingga tidak mungkin diabadikan dalam foto. Meski begitu, harapan saya untuk bisa menyaksikan keunikan satwa Borneo mulai tumbuh dengan kemunculan burung tadi. Saya pun memutuskan untuk tetap bertahan di atap dengan harapan bisa menemukan moment yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Teman-teman yang lain juga pada pasang mata, sampai akhirnya salah satu teman dari mapala Unlam berteriak” Rajawali ”. Tanpa pikir panjang, saya langsung mengarahkan kamera ke arah yang ditunjuknya dan “Klik”. Saya pun mendapatkan gambar Rajawali yang hinggap di atas sebuah batang pohon mati. Warnanya dominan coklat muda, hanya bagian leher dan kepalanya saja berwarna putih.</p>
<p style="text-align: justify;">“Klik” berikutnya adalah Siamang yang hitam kelam, tengah bergelayutan di pohon yang tinggi sekali. Tiba-tiba Mas Jay, temanku dari Banjarmasin Post berteriak “Burung Enggang,burung Enggang” Spontan saja saya melihat kearah yang dia tunjuk. Wah rejeki nih, ada tiga burung enggang sedang terbang menyeberangi sungai diatas kelotok kami, tapi dasar nasib pas kurang baik, kamera yang sudah kuarahkan ke atas, lambat untuk focus, karena memang kusetel otomatis. Mas Aris wartawan Banjarmasin Post yang kebetulan juga di atap langsung meloncat mengambil kamera yang ditinggalnya di bawah, tapi nasibnya sama denganku, begitu sampai di atap burung enggangnya sudah tidak kelihatan lagi. . ‘Huh’, gerutunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak terasa, hari sudah gelap dan kota Palangkaraya belum kelihatan juga. Tiba-tiba saya teringat rumah dan secara kebetulan, nada panggil ponsel saya tiba-tiba berbunyi saat itu dan saya lihat di layar, panggilan dari istri saya. Istri saya menanyakan apakah kami sudah sampai di Palangkaraya. Dan saya jawab belum, agak molor karena kami menyempatkan berhenti untuk buang air kecil. Ia sempat komplain dan mempertanyakan mengapa buang air kecil sampai butuh waktu berjam-jam. Saya pun menjawab dengan berkelakar bahwa jika berhenti untuk buang air kecil sampai tiga kali dan setiap kali berhenti, yang buang air kecil 15 orang , sementara jambannya cuma satu, kan pasti butuh waktu yang lama. Istri saya pun tertawa dan kami mengakhiri pembicaraan dengan kesepakatan, saya harus segera mengabarinya kalau kami sudah tiba di tujuan nanti.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya, sampailah kami di Pelabuhan Palangkaraya pada pukul 20 00 wib dan saya langsung menelpon istri saya, memberitahukan rombongan sudah tiba di Palangkaraya. Di pelabuhan, panitia telah menyiapkan bus untuk membawa kami menuju Rumah Dinas Walikota. Setiba kami di sana, kami disambut Bapak Walikota Palangkaraya dengan seluruh unsur Muspida. Sungguh sambutan yang luar biasa dan berkesan bagi kami, seluruh peserta Susur Sungai ini. Setelah beramah tamah, kami dipersilahkan untuk istirahat di tempat yang telah disiapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebetulan saya sekamar dengan bpk M. Ibnu Saud dosen Fakultas Teknik Arsitektur Unlam. Saya menyempatkan diri ngobrol dengan beliau. Uniknya, menurut pengakuan beliau, walaupun berlatar pendidikan teknik arsitektur, beliau lebih suka membaca buku-buku sejarah. Keunikan lain yang saya temui ada pada diri beliau adalah : pandai bercerita tentang wirausaha. Tak terasa, obrolan asyik kami berlangsung hingga pukul 03 15 wib dinihari. Banyak hikmah yang bisa saya petik dari perkenalan saya dengan Bapak Saud. Salah satunya, saya jadi lebih mengenal siapa sebenarnya leluhur saya berkat pengetahuan sejarah yang beliau paparkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan bersandarnya kelotok kami di Dermaga Palangkaraya, itu menandakan bahwa acara Susur Sungai Barito-Kahayan telah mencapai finish. Sebelum kembali ke Banjarmasin, keesokan paginya, kami menyempatkan diri untuk melihat penangkaran orang hutan di sana. Di tempat itu, orang utan yang tidak terbiasa dengan alam liar dilatih agar bisa terbiasa hidup di alam liar. Selain itu, di sini juga menjadi tempat merawat orang utan yang cacat akibat ulah pemburu liar.</p>
<p style="text-align: justify;">Siangnya, tepat pukul 13 00 wita rombongan kembali ‘pulang’ ke Banjarmasin dengan menggunakan bus. Alhamdulillah, malamnya saya telah berkumpul kembali dengan istri dan anak saya di rumah. Malam itu, meski telah larut, pikiran saya masih merenungi pengalaman perjalanan menyusuri sungai beberapa hari ini. Membayang kembali wajah-wajah orang yang sempat saya temui, keindahan alam yang saya lihat, satwa yang begitu uniknya, kejadian-kejadian yang dialami masing-masing peserta, sigapnya panitia dalam mengatasi kendala-kendala yang ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara keseluruhan, saya bisa mengambil banyak hikmah dari kegiatan Susur Sungai ini. Sebagai manusia, kita dituntut untuk lebih menghargai sesama, menjalin silaturahmi, mencintai alam, arif pada lingkungan, dan lebih mensyukuri lagi segenap karunia yang ada dari Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum menuju alam tidur, saya menutup malam itu dengan doa. Ya Allah Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui apa-apa yang terlihat dan yang tersembunyi. Wahai Yang Maha Membebaskan, aku mohon kepadaMu jangan jadikan aku orang yang tertipu, yang merasa bahwa ibadahku telah banyak, namun ternyata tidak mendapatkan pahala sedikitpun disisiMu, karena harta yang kuberikan kepada istriku, anakku, ibuku, bapakku, saudaraku, anak-anak yatim, harta yang kupakai menyumbang mesjid bahkan membangun masjid adalah harta haram. Wahai Yang Maha Mulia, Wahai yang Maha Menjadikan, baguskanlah akhlakku. Wahai Yang Maha Mencintai ilhamkanlah kepadaku rasa cinta dan kasih sayang, Wahai Yang Maha terpuji, Wahai yang Maha Menghidupkan, Wahai Yang Maha Mengembalikan kembalikanlah hutan-hutan kami menjadi hutan yang subur, yang penuh dengan pepohonan dan buah-buahan, yang bisa menjadi tumpuan hidup bagi makhluk-makhluk yang telah Engkau ciptakan, Wahai Yang Maha Memaafkan, Wahai Yang Maha Memberi Taubat, ampunilah aku. Wahai Yang Maha Pengasih, Wahai Yang Maha Penyayang, Wahai Yang Maha Mengabulkan Doa, kabulkanlah doa’ku. “Klik.” []</p>
<div id="seo_alrp_related">
<ul>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/ziarah-keliling-banjarmasin-dengan-kelotok.php" rel="bookmark">Ziarah Keliling Banjarmasin dengan Kelotok</a></h3>
<p>Banjarmasin. Biasa dengan sebutan kota seribu sungai tidaklah salah, karena sungainya yang mempunyai banyak anak, juga msih bisa mengalir, walaupun banyak anak-anak sungai yang ada &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/lembah-kahung-pesona-lain-kalsel.php" rel="bookmark">Lembah Kahung, Pesona Lain Kalsel</a></h3>
<p>Lembah Kahung sudah tidak asing lagi bagi saya. Sejak lama pula saya sangat berkeinginan mengunjunginya. Namun ketidaktahuan medan dan informasi seputar Lembah Kahung yang sangat &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/antara-tanjung-amuntai.php" rel="bookmark">Antara Tanjung &#8211; Amuntai</a></h3>
<p>Barangkali diantara kita pernah atau sering bepergian dengan jarak yang cukup jauh, entah itu dengan mengendarai roda dua maupun roda empat. Dalam hal ini keselamatan &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/bambo-rafting-di-loksado.php" rel="bookmark">Bambo Rafting di Loksado</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, HULU SUNGAI SELATAN &#8211; Kamis malam saya kedatangan tamu dari Jogja yaitu Lutfi seorang blogger dan juga backpacker dari Jogja yang sudah kukenal di &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/berhati-hati-dan-waspada.php" rel="bookmark">Berhati-hati dan Waspada</a></h3>
<p>Kemarin siang, saat istirahat menjelang Jum&#8217;atan saya pulang ke rumah di seputaran Handil Bakti. Ketika itu saya sempat berhenti di pinggir jalan dan memarkir motor &#8230;</p>
</div>
</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kayuhbaimbai.org/klik-catatan-perjalanan-susur-sungai-barito-kahayan.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jurnalisme Warga 5W + 1H +1S</title>
		<link>http://kayuhbaimbai.org/jurnalisme-warga-5w-1h-1s.php</link>
		<comments>http://kayuhbaimbai.org/jurnalisme-warga-5w-1h-1s.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 05:11:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hariesaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Kayuh Baimbai]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalisme warga]]></category>
		<category><![CDATA[Pewarta Warga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kayuhbaimbai.org/?p=3570</guid>
		<description><![CDATA[Kayuhbaimbai.org &#8211; Aktifitas penulisan dalam jurnalistik memiliki aturan baku yang dikenal dengan istilah 5W + 1 H. Lantas bagaimana dengan aktifitas Jurnalisme Warga alias Pewarta Warga? Jika mengacu pada buku berjudul Pewarta Warga, unsur-unsur berita ditulis dengan rumus 5 W + 1 H + 1 S. Apa itu? What, Who, When, Where, Why, How dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/05/jurnalisme-warga.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-3571" title="jurnalisme-warga" src="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/05/jurnalisme-warga.gif" alt="jurnalisme-warga" width="300" height="166" /></a>Kayuhbaimbai.org</strong> &#8211; Aktifitas penulisan dalam jurnalistik memiliki aturan baku yang dikenal dengan istilah 5W + 1 H. Lantas bagaimana dengan aktifitas <strong>Jurnalisme Warga</strong> alias <strong>Pewarta Warga</strong>? Jika mengacu pada buku berjudul <a title="Pewarta Warga" href="http://kayuhbaimbai.org/buku-untuk-pewarta-warga.php" target="_blank"><strong>Pewarta Warga</strong></a>, unsur-unsur berita ditulis dengan rumus 5 W + 1 H + 1 S. Apa itu?<span id="more-3570"></span></p>
<blockquote>
<h3 style="text-align: center;"><em><strong>What, Who, When, Where, Why, How dan Solusi</strong></em></h3>
</blockquote>
<p>Ada penambahan &#8216;Solusi&#8217; dalam menulis sebagai penggiat Jurnalisme Warga. Seperti yang tertulis di dalam bukunya, unsur solusi atau jalan keluar penting untuk diperhatikan. Dengan kata lain, Jurnalisme Warga tidak hanya mengabarkan suatu peristiwa atau kejadian namun juga mencarikan jalan keluar (solusi) yang berpihak kepada warga.</p>
<p>Mencermati uraian di atas, boleh dibilang aktifitas Jurnalisme Warga adalah <em>the other eyes</em> dari warga untuk Warga. Pemaknaan istilah Warga bermaksud jamak. Keberpihakan terhadap warga sendiri masih bisa ditelusuri secara mendalam. Di sinilah diharapkan peran aktifis Pewarta Warga untuk mencermati secara mendalam tentang sesuatu yang terjadi. []
<div id="seo_alrp_related">
<ul>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/buku-untuk-pewarta-warga.php" rel="bookmark">Buku untuk Pewarta Warga</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, KKB &#8211; Combine Resource Institution telah menerbitkan buku untuk Pewarta Warga. Buku tersebut diberi judul &#8220;Pewarta Warga&#8221;.  Di dalamnya mengulas berbagai hal tentang aktifitas &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/plang-jalan-melati-banjarbaru-utara-hampir-roboh.php" rel="bookmark">Plang Jalan Melati Banjarbaru Utara Hampir Roboh</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Plang nama yang berfungsi sebagai penunjuk jalan di jalan Melati, Kelurahan Banjarbaru Utara, hampir roboh. Posisi plang tersebut terlihat sudah menjorok ke &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/dewan-pers-bahas-etika-jurnalisme-warga.php" rel="bookmark">Dewan Pers Bahas Etika Jurnalisme Warga</a></h3>
<p>“Mengapa di balik sosok kuat Superman ada Clark Kent yang berprofesi sebagi jurnalis? Mengapa pula ada Peter Parker yang seorang fotografer kreatif, namun kikuk, di &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/dinas-perikanan-banjarbaru-serahkan-bantuan-bibit-ikan-gurame.php" rel="bookmark">Dinas Perikanan Banjarbaru Serahkan Bantuan Bibit Ikan Gurame</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Saat kayuhbaimbai.org sedang berada di seputaran Jalan Mentaos, Kel. Banjarbaru Utara sekira jam 12 Wita   (29/11/2011), tak lama sebuah mobil kijang &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/mobil-avanza-terperosok.php" rel="bookmark">Mobil Avanza Terperosok</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Hari ini (29/11/11) sekitar jam dua siang, sebuah mobil Avanza warna silver gelap terperosok ke rawa-rawa di samping bundaran di kilometer 17 &#8230;</p>
</div>
</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kayuhbaimbai.org/jurnalisme-warga-5w-1h-1s.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merasionalkan Ramalan</title>
		<link>http://kayuhbaimbai.org/merasionalkan-ramalan.php</link>
		<comments>http://kayuhbaimbai.org/merasionalkan-ramalan.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 16:03:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hadikawa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[logika]]></category>
		<category><![CDATA[misteri]]></category>
		<category><![CDATA[peramal]]></category>
		<category><![CDATA[ramalan]]></category>
		<category><![CDATA[rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kayuhbaimbai.org/?p=3557</guid>
		<description><![CDATA[Kayuhbaimbai.org, OPINI &#8211; Dalam hidup ini kadang kita dihadapkan pada keadaan yang serba sulit atau keadaan yang mengharuskan kita untuk mengambil sebuah keputusan yang tepat. Kita mengetahui &#8221; kondisi &#8221; setiap orang berbeda-beda sehingga dalam berinteraksi dengan sesama, dengan makhluk lain atau dengan alam semesta setiap orang menggunakan caranya masing-masing sesuai dengan caranya masing-masing. Menurut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Kayuhbaimbai.org, OPINI</strong> &#8211; Dalam hidup ini kadang kita dihadapkan pada keadaan yang serba sulit atau keadaan yang mengharuskan kita untuk mengambil sebuah keputusan yang tepat. Kita mengetahui &#8221; kondisi &#8221; setiap orang berbeda-beda sehingga dalam berinteraksi dengan sesama, dengan makhluk lain atau dengan alam semesta setiap orang menggunakan caranya masing-masing sesuai dengan caranya masing-masing. <span id="more-3557"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya di era modernisasi atau disini lebih khususnya masyarakat modern, kecenderungan untuk mengetahui sesuatu atau kecenderungan untuk memecahkan masalah dengan memanfaatkan dasar-dasar ilmiah jauh lebih besar daripada memanfaatkan sesuatu yang sifatnya misteri seperti misalnya &#8221; ramalan &#8221; Jawaban seorang peramal jelaslah tidak bisa dikategorikan ilmiah tapi menurut saya jawaban seorang peramal bisa diungkapkan secara rasional setelah mengetahui dengan jujur sebuah kondisi dari objek dan subyek pertanyaan sehingga jawaban seorang peramal itu menjadi jawaban yang sifatnya jalan keluar dan rasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang jelas ramalan tetaplah ramalan tergantung dari sudut mana orang itu mendefinisikan ramalan. Menurut saya ramalan adalah perkiraan dengan memanfaatkan &#8221; tanda-tanda &#8221; yang muncul disekitar kita disengaja atau tidak. Dalam hal ini tidak ada unsur kepastian karena unsur kepastian seperti ini bukanlah milik kita melainkan milik Penguasa Alam Semesta. Merasionalkan ramalan yang saya maksud adalah mengurai secara logika setiap masalah, menilai secara jujur terhadap objek dan subyek yang diramal berdasarkan kesimpulan terjemahan &#8221; tanda-tanda &#8221; .</p>
<div id="seo_alrp_related">
<ul>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/3-pertanyaan-1-jawaban.php" rel="bookmark">3 Pertanyaan, 1 Jawaban</a></h3>
<p>Ada seorang pemuda yang mencari seorang guru agama, pemuka agama atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya sang pemuda itu menemukan seorang bijaksana. Pemuda &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/5-unsur-dalam-fiksi-yang-mesti-kita-tahu.php" rel="bookmark">5 Unsur dalam Fiksi yang Mesti Kita Tahu</a></h3>
<p>Dunia fiksi adalah dunia kebebasan tanpa batas. Kita bisa pergi ke mana saja, melanglang buana semau kita, menghentikan waktu dan menjalankannya kembali, semua itu bisa &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/kisah-penjual-buah-mk-18102011.php" rel="bookmark">Kisah Penjual Buah (MK, 18/10/2011)</a></h3>
<p>Pagi tadi, saya berangkat kerja lebih awal dari biasanya sehingga jalanan belum begitu ramai dan belum terlalu padat. Saya pun menikmati perjalanan pagi ini dengan &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/sulit-tuk-memaknai-hidup.php" rel="bookmark">Sulit Tuk Memaknai Hidup</a></h3>
<p>saat kita berjalan, kadang kita tak sadar banyak onak duri tak terlihat di, ketika terinjak kita terluka berbagai penghalang kadang juga sulit tuk dilewat, karena &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/kenapa-harus-tuhan-yang-disalahkan.php" rel="bookmark">Kenapa Harus Tuhan yang Disalahkan?</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org- INSPIRASI &amp; MOTIVASI &#8211; Dalam kehidupan ini rasanya tidak aneh lagi bila datang cobaan, masalah, dan berbagai ombak yang menerpa kehidupan, ombak tersebut pun &#8230;</p>
</div>
</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kayuhbaimbai.org/merasionalkan-ramalan.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Social Networking</title>
		<link>http://kayuhbaimbai.org/perkembangan-social-networking.php</link>
		<comments>http://kayuhbaimbai.org/perkembangan-social-networking.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 15:56:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fandy Eka Wardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kayuhbaimbai.org/?p=3560</guid>
		<description><![CDATA[Kayuhbaimbai.org, TEKNOLOGI &#8211; Assalamualaikum. Blogger, saya mau membahas bagaimana perkembangan social networking yang sekarang di gunakan hampir seluruh penjuruh dunia. Siapa yang tidak kenal Twitter? Twitter ada sejak tahun 2006 tepatnya bulan Maret. Ada 3 orang yang berperan penting di sini. Sebut saja Jack Dorsey, Biz Stone dan Evans Williams. Mereka baru meluncurkannya pada Juli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img src="http://www.simplyzesty.com/wp-content/uploads/2011/08/twitter_newbird_boxed_whiteonblue.png" alt="social networking" width="150" height="150" />
<p class="wp-caption-text">Twitter</p>
</div>
<p><strong>Kayuhbaimbai.org, TEKNOLOGI</strong> &#8211; Assalamualaikum. Blogger, saya mau membahas bagaimana <a title="Perkembangan Social Networking" href="//kayuhbaimbai.org/perkembangan-social-networking.php" target="_blank">perkembangan social networking</a> yang sekarang di gunakan hampir seluruh penjuruh dunia. Siapa yang tidak kenal <em><strong>Twitter</strong></em>? Twitter ada sejak tahun 2006 tepatnya bulan Maret. Ada 3 orang yang berperan penting di sini. Sebut saja <strong>Jack Dorsey</strong>, <strong>Biz Stone</strong> dan<strong> Evans Williams</strong>. Mereka baru meluncurkannya pada Juli Tahun itu, dengan mengusung tema <em><strong>Micro-Blogging</strong></em> dan <strong><em>Social Networking</em></strong>, dimana kita bisa berbagi info secara personal, bisnis maupun info dan sebagainya dengan sistem <em>always update</em>. Kenapa <em><strong>Twitter</strong></em> di sebut <strong><em>Micro-Blogging</em></strong>? Jejaring sosial satu ini adalah mini blog, apa yang kita sampaikan di blog bisa kita sampaikan di sini. Namun, <em><strong>Twitter</strong></em> hanya menyediakan 140 karakter untuk setiap postingannya. Mungkin cukup sekian apa yang saya bahas dan saya sampaikan bagi kalian mengenai <em><strong>Twitter</strong></em></p>
<p><span id="more-3560"></span></p>
<p>Kita tahu <strong>Indonesia</strong> adalah salah satu negara <strong>pengguna</strong> <em><strong>Twitter</strong></em> terbanyak di Dunia. Hampir 3 juta akun <em><strong>Twitter</strong></em> berasal dari seluruh penjuruh <strong>Sabang</strong> sampai <strong>Merauke</strong>. <strong>Indonesia</strong> merupakan negara para <em>Surfer Dunia</em> yang saat ini banyak berada di dunia maya. Bukan hanya di <em><strong>Twitter</strong></em> saja, <strong>Indonesia</strong> tercatat masih aktif di segala jenis kegiatan di dunia maya ini. Seperti <strong><em>Facebook</em></strong>, <em><strong>Twitter</strong></em>, <em><strong>YouTube</strong></em> dan juga beberapa Forum Lokal yang beredar saat ini seperti <em><strong>Kaskus</strong></em> dan <em><strong>Indowebster</strong></em>.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 235px"><img src="http://25.media.tumblr.com/tumblr_le16ubdMBn1qbn1fmo1_500.jpg" alt="" width="225" height="308" />
<p class="wp-caption-text">Fenomena Twitter di Indonesia</p>
</div>
<p>Pentingnya dunia ini tidaklah di perhatikan oleh pemerintah. Mereka tidak mengetahui bagaimana persaingan untuk duduk diatas singgasana <em><strong>Social Networking</strong></em> lebih penting di banding dengan duduk sebagai Presiden. <em>&#8220;Mengapa tidak? Karena dunia ini lebih menjanjikan untuk bisa memberi sebuah keuntungan di banding duduk di atas orang banyak namun tidak tenang.&#8221;</em> Menurut salah seorang yang saya temui beberapa waktu lalu. Ini dia yang menjadi pertanyaan beberapa orang yang hanya menggunakan jejaring sosial sebagai pelengkap saja bagi sebagian orang.</p>
<p>Muncul beberapa pertanyaan dari penyataan di atas, seperti;</p>
<blockquote><p><em>&#8220;Apa sih untungnya bisa populer?&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Emang bisa menjamin kehidupan ya kalau populer?&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Kepingin jadi artis?&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Mau jadi apa kalau populer?&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Mungkin saya bisa menjawab beberapa pertanyaan di atas dengan beberapa kata yang saya rangkai sendiri.</p>
<blockquote><p><em>&#8220;Populer dalam hal ini berbeda dengan layaknya artis. Semakin banyak pengunjung yang mengikuti (<strong>follow</strong>) kegiatan kita, maka semakin banyak orang yang akan membaca tulisan yang kita tulis di sana. Semakin banyak yang membaca tulisan kita, maka semakin banyak orang yang percaya bahwa kita bisa menyampaikan sebuah informasi melalui itu. Semakin banyak orang yang meminta agar menyampaikan informasi, maka akan semakin mahal harga sebuah informasi.&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Jadi, seperti itulah yang sekarang di terapkan para penggelut bisnis <strong>internet</strong>. Apa yang sedang di kerjakan akan terasa ringan, tanpa harus menunggu dan menanti kapan kesuksesan itu datang.</p>
<p>Sekarang dunia maya adalah lahan bisnis yang bagus bagi sebagian orang. Dunia maya bukan hanya pelengkap, namun sebagai kebutuhan first sekunder yang harus di miliki bagi mereka. Jasa akan lebih bermakna di bandingkan usaha yang berat sebagai kiat sukses. Contoh saja <strong>Brunei</strong> dan <strong>Singapore</strong>, mereka bisa menghasillkan sesuatu untuk negaranya melalui jasa. Dan mereka terbukti termasuk sebagai bagian negara berkembang pesat di dunia. Apakah salah jika seseorang menemukan cara mereka agar bisa menjadi sukses? Tapi entah sampai kapan ini akan bertahan hanya <em>&#8220;perkembangan jaman&#8221;</em> jugalah yang akan menentukannya.
<div id="seo_alrp_related">
<ul>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/%e2%80%9cblogger-nggak-cuma-ngeblog%e2%80%9d.php" rel="bookmark">“Blogger Nggak Cuma Ngeblog”</a></h3>
<p>Seperti judul yang kita baca “Blogger Nggak Cuma Ngeblog”. Apa yang kalian pikirkan dari judul itu? Pastinya sudah tahu donk ya, saya yakin otak kalian &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/twitter-akan-pasang-iklan-di-timeline.php" rel="bookmark">Twitter Akan Pasang Iklan di Timeline</a></h3>
<p>Setelah mengumumkan tampilan twitter yang baru dan memberitahu bahwa versi lama akan segera dihapus,  perusahaan mikro bloging tersebut juga merencanakan dalam waktu dekat akan memasang iklan &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/menkominfo-cuek-teror-bom-di-twitter.php" rel="bookmark">Menkominfo Cuek Teror Bom di Twitter</a></h3>
<p>Beberapa hari belakangan, ada akun twitter yang memposting kicauan yang cukup meresahkan. Dalam timeline-nya, akun tersebut tak segan mengeluarkan ancaman untuk meledakkan beberapa tempat strategis &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/tips-jitu-untuk-blogger-pemula.php" rel="bookmark">Tips Jitu Untuk Blogger Pemula</a></h3>
<p>Ketika pertama kali buat blog bingung ingin di isi dengan apa. Itu suatu pertanyaan yang biasa saya dengar dari para blogger pemula, tenanglah kawan. Sudah &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/layanan-blackberry-down.php" rel="bookmark">Layanan BlackBerry Down</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org &#8211; sejak senin 10 Oktober 2011 layanan BlackBerry mengalami gangguan khususnya di beberapa negara Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Gangguan terjadi pada fasilitas &#8230;</p>
</div>
</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kayuhbaimbai.org/perkembangan-social-networking.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku untuk Pewarta Warga</title>
		<link>http://kayuhbaimbai.org/buku-untuk-pewarta-warga.php</link>
		<comments>http://kayuhbaimbai.org/buku-untuk-pewarta-warga.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 09:18:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Kayuh Baimbai]]></category>
		<category><![CDATA[Combine Resource Institution]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalisme warga]]></category>
		<category><![CDATA[Pewarta Warga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kayuhbaimbai.org/?p=3543</guid>
		<description><![CDATA[Kayuhbaimbai.org, KKB &#8211; Combine Resource Institution telah menerbitkan buku untuk Pewarta Warga. Buku tersebut diberi judul &#8220;Pewarta Warga&#8221;.  Di dalamnya mengulas berbagai hal tentang aktifitas jurnalisme warga meliputi: objektivitas Jurnalisme Warga, Kelayakan Berita, Teknik Peliputan, Wawancara, Menulis Berita, Foto Jurnalistik dan lain sebagainya. Saat tulisan ini dibuat, Komunitas Blogger Kalsel Kayuh Baimbai &#8211; sebuah komunitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Kayuhbaimbai.org, KKB</strong> &#8211; <em>Combine Resource Institution</em> telah menerbitkan buku untuk Pewarta Warga. Buku tersebut diberi judul &#8220;Pewarta Warga&#8221;.  Di dalamnya mengulas berbagai hal tentang aktifitas jurnalisme warga meliputi: objektivitas Jurnalisme Warga, Kelayakan Berita, Teknik Peliputan, Wawancara, Menulis Berita, Foto Jurnalistik dan lain sebagainya.<span id="more-3543"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/04/pewarta-warga.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3544" title="pewarta-warga" src="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/04/pewarta-warga.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Saat tulisan ini dibuat, Komunitas Blogger Kalsel Kayuh Baimbai &#8211; sebuah komunitas yang mengedepankan aktifitas jurnalistik warga &#8211; mendapat hadiah berupa kiriman buku sebanyak 5 (lima) eksemplar dari <em>Combine Resource Institution</em> yang beralamat di Jl. KH Ali Maksum n0.183 Sewon Bantul Yogyakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Selaku pengelola Kayuhbaimbai.org &#8211; tulisan ini selain mengabarkan bahwa buku telah sampai &#8211; juga ingin mengucapkan terimakasih atas perhatian dengan menyumbangkan buku tentang Pewarta Warga kepada Kayuhbaimbai.org.</p>
<p style="text-align: justify;">Keberadaan Buku Pewarta Warga yang diterbitkan <em>Combine Resource Institution</em> tentunya akan menambah pengetahuan warga di Kayuhmbai.org dan akan kami gunakan sebagai panduan di lapangan dan juga menjadi aset penting untuk ditularkan dalam pelatihan-pelatihan tentang Jurnalisme Warga baik secara internal komunitas kayuhbambai.org maupun eksternal.</p>
<p style="text-align: justify;">Terimakasih. Terimakasih. Terimakasih.</p>
<div id="seo_alrp_related">
<ul>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/jurnalisme-warga-5w-1h-1s.php" rel="bookmark">Jurnalisme Warga 5W + 1H +1S</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org &#8211; Aktifitas penulisan dalam jurnalistik memiliki aturan baku yang dikenal dengan istilah 5W + 1 H. Lantas bagaimana dengan aktifitas Jurnalisme Warga alias Pewarta &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/dinas-perikanan-banjarbaru-serahkan-bantuan-bibit-ikan-gurame.php" rel="bookmark">Dinas Perikanan Banjarbaru Serahkan Bantuan Bibit Ikan Gurame</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Saat kayuhbaimbai.org sedang berada di seputaran Jalan Mentaos, Kel. Banjarbaru Utara sekira jam 12 Wita   (29/11/2011), tak lama sebuah mobil kijang &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/laporan-kopdar-27-november-2011.php" rel="bookmark">Laporan Kopdar 27 November 2011</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, KKB INFO &#8211; Minggu yang cerah di minggu ke-3 bulan November 2011, Komunitas Blogger Kalsel Kayuh Baimbai kembali mengadakan kopdar. Kali ini acara kopdar &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/dewan-pers-bahas-etika-jurnalisme-warga.php" rel="bookmark">Dewan Pers Bahas Etika Jurnalisme Warga</a></h3>
<p>“Mengapa di balik sosok kuat Superman ada Clark Kent yang berprofesi sebagi jurnalis? Mengapa pula ada Peter Parker yang seorang fotografer kreatif, namun kikuk, di &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/plang-jalan-melati-banjarbaru-utara-hampir-roboh.php" rel="bookmark">Plang Jalan Melati Banjarbaru Utara Hampir Roboh</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Plang nama yang berfungsi sebagai penunjuk jalan di jalan Melati, Kelurahan Banjarbaru Utara, hampir roboh. Posisi plang tersebut terlihat sudah menjorok ke &#8230;</p>
</div>
</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kayuhbaimbai.org/buku-untuk-pewarta-warga.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harga Baru Ganti Rugi Lahan Bandara Syamsudin Noor</title>
		<link>http://kayuhbaimbai.org/harga-baru-ganti-rugi-lahan-bandara-syamsudin-noor.php</link>
		<comments>http://kayuhbaimbai.org/harga-baru-ganti-rugi-lahan-bandara-syamsudin-noor.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2012 19:10:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hariesaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Banjarbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></category>
		<category><![CDATA[ganti rugi lahan Bandara Syamsudin Noor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kayuhbaimbai.org/?p=3539</guid>
		<description><![CDATA[Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Jika sebelumnya rapat negoisasi harga ganti rugi lahan Bandara belum tercapai kesepakatan soal harga, maka Tim Pembebasan Lahan Bandara Syamsudin Noor kembali melaksanakan pertemuan dengan para warga yang lahannya terkena rencana perluasan Bandara di aula Pemko Banjarbaru (Sabtu, 31 Maret 2012). Dalam pertemuan kali ini Tim Pembebasan Lahan Bandara Syamsudin Noor menawarkan kenaikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU</strong> &#8211; Jika sebelumnya<a title="Rapat Negoisasi Harga Ganti Rugi Lahan Bandara Syamsudin Noor" href="http://kayuhbaimbai.org/rapat-negoisasi-harga-pembebasan-lahan-bandara-syamsudin-noor.php" target="_blank"> rapat negoisasi harga ganti rugi lahan Bandara</a> belum tercapai kesepakatan soal harga, maka Tim Pembebasan Lahan Bandara Syamsudin Noor kembali melaksanakan pertemuan dengan para warga yang lahannya terkena rencana perluasan Bandara di aula Pemko Banjarbaru (Sabtu, 31 Maret 2012).</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pertemuan kali ini Tim Pembebasan Lahan Bandara Syamsudin Noor menawarkan kenaikan harga dari yang ditawarkan sebelumnya. Yakni untuk lahan kosong dan kebun Rp.255 ribu/meter, Rp.340 Ribu untuk tanah perumahan dan  untuk tanah pemukiman Rp.275 Ribu.<span id="more-3539"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Tim Pembebasan Lahan Bandara Syamsudin Noor, Syahriani Syahran mengatakan bahwa harga baru tersebut melebihi ketetapan pagu anggaran yang disiapkan PT. Angkasa Pura yang besaran nilainya Rp.290 Miliar.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski harga baru yang ditawarkan sudah mengalami kenaikan, tidak semua warga langsung setuju. Terbukti masih ada warga yang enggan menandatangani lembar pendaftaran. Namun bagi warga yang telah sepakat dengan harga baru, maka Syahriani menargetkan dalam beberapa minggu ke depan dana sudah bisa dicairkan, setelah melalui proses verifikasi tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Akan kita lakukan verifikasi dengan melihat sertifikat, sporadik dan hal-hal lain sebagai bukti keabsahan kepemilikan tanah,&#8221; ungkap Syahriani.[]</p>
<div id="seo_alrp_related">
<ul>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/rapat-negoisasi-harga-pembebasan-lahan-bandara-syamsudin-noor.php" rel="bookmark">Rapat Negoisasi Harga Pembebasan Lahan Bandara Syamsudin Noor</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Terkait pembebasan lahan di kawasan Bandara Syamsudin Noor untuk menjadi kawasan Bandara skala Internasional menemui bermacam kendala, diantaranya yakni soal harga pembebasan &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/desember-ganti-rugi-lahan-bandara-syamsudin-noor.php" rel="bookmark">Desember Ganti Rugi Lahan Bandara Syamsudin Noor</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Warga Banjarbaru dan sekitar yang tanahnya terkena rencana pembangunan terminal kedatangan dan keberangkatan penumpang Bandara Syamsudin Noor akan mendapat ganti rugi di &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/kabut-asap-kacaukan-penerbangan-syamsudin-noor.php" rel="bookmark">kabut asap Kacaukan Penerbangan Syamsudin Noor</a></h3>
<p>Bandara Syamsudin Noor yang terletak di Kota Banjarbaru pun terkena dampak serius akibat kabut asap yang terjadi di Banjarbaru. Seperti yang dirilis harian Radar Banjarmasin, &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/terkait-rumah-warga-banjarbaru-di-lahan-spma.php" rel="bookmark">Terkait Rumah Warga Banjarbaru di Lahan SPMA</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Tim masyarakat warga Banjarbaru yang selama ini menggunakan lahan SPMA sebagai hunian melakukan pertemuan bersama Wakil Walikota Banjarbaru, Ogi Fajar Nuzuli di &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/dampak-terbakarnya-pos-polisi-banjarbaru.php" rel="bookmark">Dampak Terbakarnya Pos Polisi Banjarbaru</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, BANJARBARU &#8211; Terbakarnya pos polisi di Landasan Ulin, kota Banjarbaru ternyata berimbas terhadap pelayanan e-KTP di Kecamatan Landasan Ulin. Pasalnya, sejak terbakarnya pos polisi &#8230;</p>
</div>
</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kayuhbaimbai.org/harga-baru-ganti-rugi-lahan-bandara-syamsudin-noor.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengurus Relawan TIK Indonesia Provinsi Kalsel di Kukuhkan</title>
		<link>http://kayuhbaimbai.org/pengurus-relawan-tik-indonesia-provinsi-kalsel-di-kukuhkan.php</link>
		<comments>http://kayuhbaimbai.org/pengurus-relawan-tik-indonesia-provinsi-kalsel-di-kukuhkan.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2012 17:48:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Banjarmasin]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[relawan TIK Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan TIK Kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi dan Komunikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kayuhbaimbai.org/?p=3535</guid>
		<description><![CDATA[Kayuhbaimbai.org, BANJARMASIN &#8211; Puluhan peserta dari perwakilan berbagai kalangan institusi pendidikan, Dishubkominfo kabupaten/kota dan komunitas mengikuti pengukuhan pengurus relawan TIK Indonesia Provinsi Kalsel di Hotel Grand Mentari Banjarmasin (Sabtu, 31 Maret 2012). Keberadaan Relawan TIK Indonesia dilatarbelakangi oleh pesatnya pengembangan dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat dan bangsa. Acara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Kayuhbaimbai.org, BANJARMASIN</strong> &#8211; Puluhan peserta dari perwakilan berbagai kalangan institusi pendidikan, Dishubkominfo kabupaten/kota dan komunitas mengikuti <strong>pengukuhan pengurus relawan TIK Indonesia Provinsi Kalsel di Hotel Grand Mentari Banjarmasin</strong> (Sabtu, 31 Maret 2012).</p>
<p>Keberadaan Relawan TIK Indonesia dilatarbelakangi oleh pesatnya pengembangan dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat dan bangsa.<span id="more-3535"></span><br />
<strong><a href="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/04/relawan-TIK-Kalsel.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3536" title="relawan-TIK-Kalsel" src="http://kayuhbaimbai.org/wp-content/uploads/2012/04/relawan-TIK-Kalsel.jpg" alt="Pengukuhan-relawan-TIK-Kalsel" width="400" height="278" /></a></strong><br />
Acara pengukuhan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian sambutan pertama disampaikan oleh Direktur Pemberdayaan Informatika, Mariam F. Barata. Kepada Kayuhbaimbai.org Mariam menyampaikan agar antar Relawan TIK Indonesia, pemerintah daerah dan komunitas blogger dapat bekerjasama dengan baik untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kalsel dalam penggunaan teknologi informasi.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya kerjasama yang baik maka tujuan mulia antara Relawan TIK, Pemda dan blogger bisa tercapai maksimal,&#8221; ungkapnya kepada Kayuhbaimbai.org.</p>
<p>Sambutan berikutnya sekaligus membuka acara disampaikan oleh Kepala Dishubkominfo Prov. Kalsel H.M Tahkim. Dalam sambutannya Tahkim beraharap relawan TIK dapat berperan aktif memberikan edukasi sehubungan dengan teknologi informasi berbasis internet, agar dapat dimanfaatkan seluasnya secara positif dan sehat bagi masyarakat Kalsel.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya relawan TIK ini diharapkan ada banyak informasi yang bisa disampaikan secara dua arah, cepat dan bersamaan tersebar luas di masyarakat. Dengan begitu pemerintah daerah akan lebih cepat memberi masukan serta tanggapan terhadap informasi yang disebarkan oleh masyarakat. Sasaran utama kegiatan sosial ini adalah pengguna internet kelompok usia pelajar, serta kelompok masyarakat wilayah pedesaaan. tujuan utama difokuskan untuk mencegah penyalahgunaan teknologi internet dan komputer,&#8221; harap Tahkim.</p>
<p>Acara pengukuhan ini juga menghadirkan beberapa pembicara sebagai bentuk pembekalan kepada para Relawan TIK di Kalsel. Mereka adalah Indrayanto Banyumurti sebagai ketua relawan TIK pusat, Internet Sehat diwakili oleh Donny BU. dan Michael S. Suggiardi. Membahas mengenai berinternet yang sehat dan aman, serta bagaimana membuat konten bermuatan pendidikan sebagai wahana dalam mewujudkan Internet Sehat dan Aman.</p>
<p>Pemberdayaan TIK masyarakat di Kalimantan Selatan dibahas oleh H. Bahrom Majie selaku ketua Relawan TIK Provinsi Kalsel. Ia bercerita banyak tentang kondisi TIK di Kalimantan Selatan, dimulai dari kondisi geografis, begitu banyak daerah pedesaan dan kecamatan yang hanya bisa dicapai dengan menggunakan transportasi air, sampai dengan masalah kurangnya sumberdaya energi, khususnya listrik yang sering mengalami pemadaman,  kelangkaan bahan bakar minyak karena besarnya permintaan pasokan bahan bakar, khususnya solar yang terpusat pada kebutuhan sektor pertambangan batubara.</p>
<p>Setelah para peserta selesai beristirahat serta menikmati makan siang, kemudian kegiatan dilanjutkan diskusi panel, dengan fokus bahasan bagaimana menmanfaatkan media internet sebagai penyebar informasi dengan tujuan promosi, khususnya untuk kegiatan usaha perorangan, atau bisnis berbasis IT.</p>
<p>Selain itu Michael S. Suggiardi atau biasa dipanggil dengan nama &#8220;Opa Micke&#8221; lebih fokus penggunaan informasi teknologi berbasis internet untuk pemndidikan. e-Pendidikan, demikian Opa Micke menjuluki program pendidikan yang disebarkan melalui internet ini. Lebih lengkap ia membahas tentang penggunaan teknologi komputer dengan sistem jaringan intranet, lebih difokuskan lagi, khususnya di lingkungan sekolah mulai dari SD sampai SMU sederajat. Dengan demikian para guru dapat membatasi aktifitas internet setiap siswa, menghindari kegiatan yang tidak perlu dan menghemat biaya penggunaan internet.</p>
<p>Setelah melalaui sederet kegiatan yang memerlukan waktu sekitar enam jam ini akhirnya ditutup dengan penyerahan surat keputusan (SK) Relawan TIK Pusat kepada Relawan TIK Kalimantan Selatan, serta penyerahan sertifikat kepada peserta secara simbolik, diwakili oleh salah satu peserta. []</p>
<div id="seo_alrp_related">
<ul>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/hasil-try-out-ujian-nasional-gagal-saatnya-guru-mengajar-berbasis-web.php" rel="bookmark">Hasil Try Out Ujian Nasional Gagal, Saatnya Guru Mengajar Berbasis Web</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, INSPIRASI &amp; MOTIVASI &#8211; Sekolah merupakan pusat pembelajaran yang menjadi lahan bagi siswa menerima pengetahuan dalam mempertinggi pengalaman belajar sehingga diharapkan mampu memiliki kompetensi &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/seminar-internet-marketing-iain-banjarmasin.php" rel="bookmark">Seminar Internet Marketing (IAIN BANJARMASIN)</a></h3>
<p>Borneo Smart Center mengadakan seminar internet marketing yang di selenggarakan di gedung Lab. Fak Dakwah (samping mesjid) IAIN ANTASARI Banjarmasin (29/7). Seminar yang membahas tentang &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/internet-indonesia-paling-lambat.php" rel="bookmark">Internet Indonesia Paling Lambat?</a></h3>
<p>Kayuhbaimbai.org, TEKNOLOGI &#8211; Sudahkah internet kita  (Indonesia) bisa dibilang cepat? Atau justru sebaliknya, paling lambat. Untuk mendapatkan jawabannya, mari kita cermati  hasil penelitian lembaga riset &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/lyto-dan-facebook-kerja-sama-luncurkan-game.php" rel="bookmark">Lyto dan Facebook Kerja Sama Luncurkan Game</a></h3>
<p>Sebagai perusahaan game online terbesar di Indonesia, PT Lyto Datarindo Fortuna akhirnya menjalin kerja sama dengan facebook. Melansir republika.co.id, PT Lyto Datarindo Fortuna perusahaan pemilik &#8230;</p>
</div>
</li>
<li>
<div class="seo_alrp_rl_content">
<h3><a href="http://kayuhbaimbai.org/pelaksanaan-sea-games-2011-dikhawatirkan-kacau.php" rel="bookmark">Pelaksanaan SEA Games 2011 Dikhawatirkan Kacau</a></h3>
<p>Beberapa kalangan mulai mengkhawatirkan pelaksanaan Sea Games 2011 di Palembang, Indonesia mendatang. Mengutip tempointeraktif.com, Anggota Komisi X DPR RI, Dedy Gumelar, meminta agar pemerintah pusat &#8230;</p>
</div>
</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kayuhbaimbai.org/pengurus-relawan-tik-indonesia-provinsi-kalsel-di-kukuhkan.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

