KAYUHBAIMBAI.ORG, FGD CAMP 2012 – Harus diakui bahwa dalam skala luas, perspektif dunia blogging di Indonesia telah berkembang sedemikian rupa. Blogging tidak lagi sekadar berisi curhat, namun salah satu fungsinya juga sebagai media penyebar informasi atau lebih dikenal dengan sebutan Jurnalisme Warga.
Informasi di dalam blog yang dengan sengaja menggunakan sentuhan jurnalistik dalam penyampaian tulisan dan kontennya menyentuh ranah publik, adalah isu terhangat yang diangkat dalam sesi seminar FGD Camp 2012.
Adalah Dandhy Laksono, aktivis Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dalam materinya mencoba merumuskan fungsi komunitas blogger kaitannya dalam Jurnalisme Warga. Ada 7 (tujuh) hal yang disampaikan oleh Dhandy Laksono dalam FGD Camp 2012. Di bawah ini adalah pemahaman yang sempat tercatat dan sebagian isinya adalah pengembangan baik dari segi bahasa dan pemaknaan ketika mengikuti FGD Camp 2012.
1. Peer Group
Komunitas blogger ditujukan sebagai ruang menjalin pertemanan. Aktifitas Peer Group memberikan kesempatan kepada para blogger untuk saling mengenal dan satu sama lain
2. Layanan Informasi Komunitas
Fungsi kedua adalah, setelah terjadinya proses pertemanan, komunitas blogger akan menjadi wadah layanan informasi kepada para anggotanya.
3. Watchdog Pelayanan Publik
Peran serta komunitas meningkat perannya untuk ambil bagian dalam mengawasi Pelayanan Publik, semua informasi diunggah melalui blog pribadi atau blog komunitas sebagai kanal informasi tentunya.
4. Advokasi Masyarakat
Komunitas blogger dalam aktifitasnya sebagai Jurnalisme Warga dinilai mampu memberikan advokasi kepada masyarakat luas tentang hal-hal yang dianggap penting dan sudah seharusnya menjadi konsumsi publik. Fungsi ini bisa saja dilakukan secara offline maupun online, tentunya.
5. Watchdog Media Mainstream
Media mainstream sarat dengan berbagai macam kepentingan. Di satu sisi menjalankan fungsinya sebagai penyebar informasi, di sisi lain ada nilai bisnis dan tidak menutup kemungkinan ada kepentingan lain – sesuatu yang entah – di dalamnya. Blogger melalui aktifitas Jurnalisme Warga, memiliki celah untuk berperan aktif untuk monitoring jalannya aktifitas jurnalistik media mainstrem yang sarat kepentingan, agar sesuatu yang seharusnya menjadi konsumsi publik menjadi tetap berimbang dan sesuai pada porsinya.
6. Agenda Setting
Adalah sangat mungkin, aktifitas Jurnalisme Warga dengan blog sebagai medianya untuk menerapkan sistem kerja redaksi; membuat agenda liputan, menentukan topik yang akan diberitakan laiknya kerja media mainstream.
Kaitannya dalam poin 6, Dhandy cenderung melihat aktifitas Jurnalisme Warga masih dalam tataran kerja individu, pun jika itu kelompok hanya sebatas penyaringan konten untuk menentukan berita laik terbit atau tidak. Banyak hal yang dibahas dalam FGD Camp 2012 kaitannya dengan Jurnalisme Warga. Semoga, satu demi persatu semua informasi yang saya dapat bisa update di blog komunitas ini. []
harie insani putra
Artikel terbaru oleh harie insani putra (lihat semua)
- Hati-hati Akun FB Arie Sophian Masih Minta Pulsa - 19/05/2013
- Lahan diratakan, Warga Desa Tambak Halayung Lapor Polisi - 11/05/2013
- Ujian Nasional SMA Kalsel Diundur Rabu - 14/04/2013
- Aruh Sastra Kalsel 2013 di Banjarbaru - 12/04/2013
- 7 Petala Cinta Adaptasi Novel Jazirah Cinta? - 14/03/2013