Fotografi, Lukisan Tuhan

Topik: , ,

Fotografi bukanlah kesombongan. Kita tak boleh sombong atas hasil karya kita, tak boleh menjelekkan hasil karya orang lain dan tak menganggap orang lain tak punya skill fotografi seperti kita. Perlu kita ingat, fotografi adalah cara kita bersyukur atas hasil karya yang diciptakan Tuhan yang maha kuasa. Kita yang mencoba menekuni dunia fotografi adalah kita yang mencoba mengabadikan dan mensyukuri serta memuji atas lukisan-lukisan yang telah di ciptakan Tuhan.

Apapun hasil karya kita, tak ada yang sangat terbaik dan sangat terburuk, tak ada perbedaan alat. Semua alat hanya media. Semua foto adalah yang terbaik karena semua itu lukisan Tuhan. Jika nanti kamu mencaci maki foto teman, sahabat, orang awam atau fotografer lainnya. Maka kamu telah mencaci maki lukisan Tuhan. Jangan pula menolak kritik dan saran karena itu bukanlah caci maki, tetapi kata-kata indah yang mengantarkan anda untuk lebih baik daripada sebelumnya. Melalui fotografi kita mencoba saling menghargai sesama, berbagi untuk sesama dan bersyukur atas Tuhan karena kita telah diberikan kesempatan dan keinginan mengabadikan lukisanNya.

Anda yang ingin belajar fotografi tak usah ragu, tetapkan langkah kedepan. Alat bukan segalanya. Ide kreatif anda lebih dituntut. Membuat lukisan Tuhan tampak lebih Indah dari kesederhanaan. Karya dan ide terbaik anda adalah harga termahal dalam hidup dan jangan sertakan semua itu dengan kesombongan alat. Terus berkarya, jangan menyerah. Jika sudah basah, ceburkan diri anda. Bukan ke air yang dangkal. Tetapi Air yang dalam, hingga anda temukan dasarnya.[]

andriecallista

Artikel terbaru oleh andriecallista (lihat semua)

3 thoughts on “Fotografi, Lukisan Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>