Jurnalisme Warga
Gerhana Bulan tak Tampak di Banjarmasin
Kayuhbaimbai.org, BANJARMASIN – Bulan tak menampakkan batang hidungnya, begitu ungkapan bagi masyarakat Banjarmasin yang menunggu kemunculan gerhana bulan.
Gerhana bulan seperti yang dirumorkan di berbagai media, entah itu kabar dari teman maupun berbagai media online bahwa tanggal 15 muharram 1432H/10 Desember 2011 tepatnya malam minggu, kontak awal dimulai jam 19.45WIB, dan awal gerhana pada jam 21.09, mencapai puncak pada 21.31 WIB, berakhir pada 21.57 WIB (bkmg.go.id), begitu informasi yang didapat, sekitar jam yang disebutkan tersebut rutinitas kota Banjarmasin masih seperti biasa, hanya malam yang terlihat kelam tanpa satupun bintang. Akhirnya kota Banjarmasin murung diguyur hujan, tetapi bagi kaum muslimin daerah Kayutangi, seruan untuk melakukan sholat gerhana tetap bergema dan sholat juga terlaksana sekitar jam 21.30 meskipun gerhana tidak tampak, sholat khusyuf atau sholat gerhana bulan ini disunnahkan oleh Rasulullah bagi mereka yang melihatnya.
Karena kuatnya keinginan untuk menyaksikan langsung gerhana bulan, seorang facebooker berinisial HHE masih menunggu gerhana bulan tampak, sehingga terlihat di wall facebook tentang curahan hatinya yang ingin melihat gerhana bulan.
Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi. []
Tagged Banjarmasin, gerhana bulan, Kayutangi, media online, sholat gerhana







Colin Foster Portegosa20/01/2012 at 09:06
Karena kebanyakan dari mereka datang dengan biro perjalanan wisata, bahkan makanannya pun khusus disediakan dengan menu India.