Kayuh Baimbai

Komunitas Blogger Kalimantan Selatan
::.Komentar Terbaru::.

Jurnalisme Warga

Habis Siswa Terbitlah Guru Ditipu Transfer ATM

Setelah siswa pada awal bulan lalu nyaris ditipu untuk transfer sejumlah uang melalui ATM dengan modus memperoleh beasiswa prestasi, kali ini guru SMPN 5 Banjarmasin mendapat perlakuan yang sama dari penjahat IT (cybercrime).  Pertama, pihak sekolah ditelepon oleh seorang bernama Apriansyah dari Bagian Statistik Kantor Diknas Kota Banjarmasin untuk minta data lengkap siswa yang berprestasi. Selanjutnya, si penelepon menggiring siswa dan orangtuanya untuk menuju ATM terdekat dan mengikuti petunjuk digital sehingga sejumlah uang dipindahbukukan pada rekening lain – yang tentu milik – mafia penjahat ini. Nyaris karena salah seorang siswa melakukan recek pada pihak sekolah tentang adanya transfer beasiswa, akhirnya ketahuan bahwa ini adalah penipuan.
Hari ini Senin (17/10) telepon yang sama dengan mengatasnamakan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan meminta data guru SMPN 5 Banjarmasin peserta diklat sertifikasi kepada pihak sekolah. Untuk diketahui saat ini sebagian besar guru sedang mengikuti diklat sertifikasi di beberapa tempat Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. Kemudian si penelepon bertanya “Apakah ada guru yang tidak lulus diklat sertifikasi?” yang dijawab oleh pihak sekolah “Lulus semua!” lalu semacam tantangan si penelepon bertanya lagi “Masa lulus semua, Pak?” dijawab “Ya!” dan bisa ditebak kemudian suara ‘klik’ secara sepihak oleh si penelepon.

Inilah modus penipuan transfer bank dengan target sasaran baru yaitu ‘siswa dan guru’ setelah melalui internet banking banyak yang mengalami kegagalan. Cybercrime melebarkan sayap pada dunia pendidikan setelah merajalela melalui undian berhadiah, bidang properti dan toko online.
Kesimpulan dari kasus ini adalah (1) pada umumnya kejadian pada akhir pekan, biasanya jumat atau sabtu ketika bank sudah tidak aktif sebagai alasan kegagalan transfer internet banking; (2) penipu ada beberapa orang dan saling berbagi peran antara nasabah dan operator bank; (3) penipu menggunakan alasan yang bagi orang awan itu mungkin masuk akal atau membuat ketakutan seperti kehilangan hadiah atau kesempatan dan peluang sehingga harus menuruti apa yang diperintah; (4) komunikasi berjalan secara bersambung dan hampir tanpa putus, kalau kita berpikir cukup lama biasanya si penelepon jahat ini tidak akan menghubungi lagi. Nah, berhati-hatilah kita semua!
(ilustrasi by gogle.com)

Tagged ,

Related Posts

2 Comments

  1. AnandaRumi19/10/2011 at 17:57Reply

    oke juga

  2. eirpass16/11/2011 at 08:35Reply

    modus baru ya?

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


Kayuhbaimbai.org merupakan komunitas blogger Kalimantan Selatan. Dibentuk tahun 20 Januari 2008 dengan mengusung semangat memajukan perkembangan dunia informasi di Kalsel.
::.Arsip::.
  • Video Channel

      Menyusuri Sejarah Kincir Angin Comet Banjarbaru
      Ustadz M. Nur Maulana di Masjid Jami' Hidayatul Muhajirin Kota Banjarbaru
      Pasca Banjir di Banjarbaru.mp4
      Musyawarah Seni (Musen) Dewan Kesenian Banjarbaru
      Tari Baksa Kembang
      Pos Polisi Banjarbaru Terbakar.AVI

  • Foto Channel