Kayuh Baimbai

Komunitas Blogger Kalimantan Selatan
::.Komentar Terbaru::.

Jurnalisme Warga

Handil Bakti, Warung Alih Fungsi Rumah Sewa

28/11/2011 by samsuni in Batola, Jurnalisme Warga with 1 Comment

Kayuhbaimbai.org, BATOLA – Semakin diperbaiki tata ruang kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala untuk tidak membangun warung maupun rumah di tepi sungai sepanjang jalan raya ternyata berdampak lebih buruk. Sejak setahun yang lalu, pedagang kaki lima yang membangun warung di tepi jalan sudah dialihkan ke seberang sungai dengan memberi jembatan dan ditata seragam ukuran 4 kali 6 meter persegi. Berjalan beberapa bulan pedagang mulai menggelar berbagai kuliner dan buah sehingga tepi jalan menjadi lebih lega dan rapi dengan pohon kelapa sawit berjajar.

Namun, keindahan dan kerapian tepi jalan raya sekaligus tepi sungai tersebut tidak berlangsung  lama. Acil Imah yang berdagang kuliner merasa tidak laris seperti ketika membuka warung di tepi jalan raya. “Kada laku, urang jarang handak menyubarang sungai” kata acil Imah yang sekarang kembali membuka warung es kelapa muda dan lontong di tepi jalan. “Tapaksa ai, warung nang di seberang sungai ulun sewakan” sambung acil seraya menunjuk pondokan yang masih tertutup rapat. “Inggih, ulun sewakan gasan urang bediam 200 ribu sebulan” katanya lagi seraya menyodorkan sepiring lontong sayur dan sepotong ikan haruan.

Ternyata, bukan hanya acil Imah yang mengalihfungsikan warung menjadi rumah sewa, hampir sebagian besar pemilik warung melakukan tindakan serupa. Kini, tepi jalan raya Handil Bakti sejak Km 3 sampai Km 12 telah marak dibangun warung-warung kaki lima. Mereka tidak sungkan sekalipun membangun warung tepat di depan Kantor Camat Alalak. Satpol PP yang dahulu giat memberikan teguran hampir tidak terlihat lagi melakukan eksikusi bangunan liar tersebut. Maka, bangunan warung di seberang sungai itu setiap pagi akan terlihat jemuran pakaian penghuni sewaan yang melambai-lambai di tepi jalan.

Jika, pemerintah dan satpol PP tidak segera menindak mungkin pedagang kaki lima akan kembali memenuhi tepi jalan. Apalagi saat ekonomi masyarakat yang semakin sulit ini di mana mereka memerlukan pendapatan yang pasti untuk menopang kehidupan yang layak. Mari, kita tata kembali agar tetap aseri dan menjadi icon kuliner handil bakti yang indah sepanjang alur transkalimantan, khususnya pintu gerbang Barito Kuala. []

Tagged , ,

Related Posts

One Comment

  1. admin229/11/2011 at 06:08Reply

    Tata kota sudah bijak dalam hal mengatur kerapian kotanya, namun demikian, kebijakan terhadap potensi ekonomi masyarakat kecil cenderung abai, seperti contoh di atas. Mustinya, kota tetap rapi, perekonomian rakyat kecil tidak terganggu.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


Kayuhbaimbai.org merupakan komunitas blogger Kalimantan Selatan. Dibentuk tahun 20 Januari 2008 dengan mengusung semangat memajukan perkembangan dunia informasi di Kalsel.
::.Arsip::.
  • Video Channel

      Menyusuri Sejarah Kincir Angin Comet Banjarbaru
      Ustadz M. Nur Maulana di Masjid Jami' Hidayatul Muhajirin Kota Banjarbaru
      Pasca Banjir di Banjarbaru.mp4
      Musyawarah Seni (Musen) Dewan Kesenian Banjarbaru
      Tari Baksa Kembang
      Pos Polisi Banjarbaru Terbakar.AVI

  • Foto Channel